Selasa, 19 Mei 2026

Proyeksi Ekonomi 2026 Menurut James Riady: Fundamental Makro Ekonomi Indonesia Solid

Menurut James, Indonesia punya kombinasi langka yakni  stabilitas politik, kekuatan demografi, sumber daya alam, percepatan digital

Tayang:
Penulis: Hasanudin Aco
Editor: Erik S
HO/IST/Istimewa/HO
DISKUSI KADIN  - Wakil Ketua Umum Koordinator (WKUK) Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia Bidang Luar Negeri James Riady pada "Kadin Indonesia Friday Breakfast, Pertemuan Penutup Tahun" yang diadakan di Hotel Aryadutta, Jakarta, Jumat (12/12/20225) 

Di tengah dunia yang tidak menentu, James Riady mengatakan Indonesia justru tampil berbeda.

"Sering kali kita lupa betapa unik dan kuatnya posisi Indonesia dibanding banyak negara lain," katanya.

Pertama, James Riady mengatakan transisi politik Indonesia berjalan stabil.

"Dari luar, dunia melihat kesinambungan, kejelasan, dan prediktabilitas — sesuatu yang semakin langka hari ini," ujarnya.

Kedua, menurut dia, fundamental makro ekonomi Indonesia tetap solid yakni inflasi terkendali, disiplin fiskal terjaga, konsumsi domestik kuat, demografi muda dan produktif, nilai tukar relatif tangguh dibanding banyak emerging market lain

"Dan ketiga kita sedang menjalani dekade infrastruktur terbesar dalam sejarah Indonesia  dimana pelabuhan, jalan, kawasan industri, energi, logistik, ibu kota baru yang  semuanya meningkatkan daya saing negara secara nyata," ujarnya.


Realistis Namun Tetap Optimis

James Riady mengatakan 2026 tidak akan menjadi tahun yang mudah bagi ekonomi global.

"Akan ada badai yang  sebagian sudah terlihat, sebagian masih muncul di balik horizon. Namun Indonesia tidak memasuki tahun itu dengan tangan kosong," ujarnya.

Meskipun dunia penuh ketidakpastian, James Riady mengatakan Indonesia memiliki pengusaha yang tetap membangun, perusahaan yang terus berinvestasi, inovator yang terus mencipta, para pemimpin yang tidak mudah patah oleh berita-berita buruk.

"Jika 2025 adalah tahun penyesuaian dan transisi, maka 2026 bisa menjadi tahun antisipasi  dan keberanian," katanya.

Baca juga: Kejagung Respons Klaim Kubu Nadiem Investasi Google ke Goto Tak Masuk Dakwaan Kasus Chromebook

"Jangan sampai kita menjadi kelompok yang terdiam oleh risiko. Kita harus menjadi komunitas yang bergerak karena peluang," dia menambahkan.

Karena kenyataannya, James Riady mengatakan dalam setiap masa disrupsi global, Indonesia secara historis selalu muncul lebih kuat asalkan para pemimpinnya tetap tenang, bekerja sama, dan melihat jauh ke depan. 

Sumber: Tribunnews.com
Halaman 2/2
Rekomendasi untuk Anda

BizzInsight

Berita Terkini

© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved