Natal dan Tahun Baru 2026
Satgas Natal dan Tahun Baru Siaga 24 Jam Pastikan Distribusi Energi Tetap Lancar Selama Liburan
Satgas ini akan berjaga 24 jam dan berkoordinasi langsung dengan Satgas Nataru Pertamina Group sepanjang periode libur akhir tahun.
Ringkasan Berita:
- Menjelang libur Natal dan tahun baru 2025–2026 kelancaran distribusi BBM, LPG, dan energi lainnya terjamin.
- Penguatan armada dan personel di wilayah rawan lonjakan kebutuhan.
- Pengendalian operasional diperkuat lewat Road Traffic Control (RTC).
TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA — Menjelang libur Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2025–2026, PT Patra Logistik menyiagakan Satuan Tugas (Satgas) Nataru untuk memastikan distribusi BBM, LPG, dan energi lainnya tetap aman dan lancar bagi masyarakat.
Satgas ini akan berjaga 24 jam dan berkoordinasi langsung dengan Satgas Nataru Pertamina Group sepanjang periode libur akhir tahun.
Patra Logistik menyiapkan armada distribusi di seluruh wilayah operasinya, mulai dari Sumatera, Jawa, Kalimantan, hingga wilayah timur Indonesia.
Sejumlah wilayah yang diperkirakan mengalami lonjakan kebutuhan energi, seperti Jawa Tengah dan DIY, mendapatkan perhatian khusus melalui penambahan kesiapan armada dan personel di lapangan.
Untuk mendukung kelancaran distribusi di wilayah Jawa Tengah dan DIY, Patra Logistik menyiagakan 536 unit mobil tangki beserta 30 unit armada cadangan.
Sebanyak 2.121 Awak Mobil Tangki (AMT) juga disiagakan secara bergantian untuk memastikan energi sampai ke masyarakat dengan aman, tepat waktu, dan sesuai standar keselamatan.
Patra Logistik juga terhubung dengan Posko Serambi MyPertamina, termasuk dalam penyaluran BBM ke SPBU modular yang ditempatkan di titik-titik destinasi wisata.
Direktur Utama PT Patra Logistik, Yock Yorlando, memastikan kesiapan perusahaan berjalan optimal.
“Kami memastikan kesiapan armada, personel, dan pengendalian operasional agar penyaluran energi berjalan tanpa hambatan. Dengan kesiapan ini, Patra Logistik mendukung PT Pertamina Patra Niaga memastikan energi hadir tepat waktu di tengah masyarakat, khususnya saat kebutuhan meningkat di periode libur Nataru," kata Yock ditulis Rabu (24/12/2025).
Untuk memperkuat pengendalian operasional, pihaknya mengoperasikan Road Traffic Control (RTC) sebagai pusat kendali yang memantau pergerakan armada secara real time.
Melalui sistem ini, perusahaan dapat mengambil keputusan cepat apabila terjadi kepadatan lalu lintas, cuaca ekstrem, atau potensi gangguan operasional lainnya.
Operator RTC bersiaga 24 jam untuk memastikan distribusi berjalan terkendali.
Selain itu, masyarakat dapat menyampaikan pengaduan atau kebutuhan informasi terkait operasional truk tangki melalui Call Center 150109 yang siaga 24 jam selama periode Nataru.
"Aspek keselamatan menjadi prioritas utama. Briefing rutin, pengecekan kesiapan personel dan armada, serta pemantauan lapangan dilakukan secara ketat guna menjaga standar HSSE. Dengan kesiapan armada, personel yang terlatih, serta sistem pengendalian modern," ujarnya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/Distribusi-energi-slkd.jpg)