Total Impor hingga November 2025 Tembus 218,02 Miliar Dolar AS, Barang Ini yang Didatangi ke RI
Secara bulanan, impor November 2025 naik tipis akibat peningkatan impor migas, sementara impor bahan baku dan barang konsumsi masih penurunan.
Ringkasan Berita:
- BPS mencatat total nilai impor Indonesia Januari–November 2025 mencapai 218,02 miliar dolar AS atau naik 2,03 persen secara tahunan.
- Kenaikan impor terutama didorong oleh lonjakan impor barang modal yang tumbuh 18,54 persen, terutama mesin mekanis, perlengkapan elektrik, dan kendaraan udara.
- Secara bulanan, impor November 2025 naik tipis akibat peningkatan impor migas, sementara impor bahan baku dan barang konsumsi masih mengalami penurunan.
TRIBUNNUEWS.COM, JAKARTA - Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat, total nilai impor Indonesia sepanjang Januari hingga November 2025 mencapai 218,02 miliar dolar Amerika Serikat (AS) atau naik 2,03 persen dibandingkan periode yang sama tahun 2024.
Deputi Bidang Statistik Distribusi dan Jasa BPS Pudji Ismartini mengatakan, kenaikan impor tersebut terutama didorong oleh meningkatnya impor barang modal.
Nilai impor migas tercatat senilai 29,42 miliar dolar AS atau turun 10,81 persen. Nilai impor non-migas tercatat senilai 188,61 miliar dolar AS atau naik 4,37 persen.
Baca juga: Putar Arah Kebijakan, Trump Tahan Kenaikan Tarif Impor hingga 2027
"Secara kumulatif peningkatan nilai impor terjadi pada barang modal. Sebagai penyumbang utama peningkatan impor, nilai impor barang modal mencapai 44,81 miliar dolar AS atau naik 18,54 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu memberikan andil peningkatan 3,28 persen," kata Pudji saat Rilis BPS, Senin (5/1/2026).
Pudji menyatakan, impor barang modal yang naik cukup besar yaitu mesin peralatan mekanis dan bagiannya atau HS84, kemudian mesin perlengkapan elektrik dan bagiannya atau HS85, serta kendaraan udara dan bagiannya atau HS88.
Sedangkan impor bahan baku penolong turun 1,46 persen menjadi 153,20 miliar dolar AS. Begitu pula pada impor barang konsumsi yang mengalami penurunan sebesar 2,02 persen menjadi 20,01 miliar dolar AS.
Sementara itu, nilai impor pada November 2025 tercatat sebesar 19,86 miliar dolar AS atau naik 0,46 persen dibandingkan November tahun 2024.
Nilai impor migas sebesar 2,86 miliar dolar AS atau meningkat 11,19 persen secara tahunan.
Nilai impor non-migas senilai 17,00 miliar dolar AS mengalami penurunan secara tahunan sebesar 1,15 persen.
"Peningkatan nilai impor secara tahunan didorong oleh peningkatan impor migas dengan andil sebesar 1,46 persen," tegas dia.
Dari sisi penggunaan, impor barang konsumsi pada November 2025 turun 1,76 persen, sedangkan impor bahan baku atau penolong turun 3,56 persen.
Sebaliknya, impor barang modal naik cukup tinggi yakni 17,27 persen dan menjadi penopang utama kenaikan impor dengan andil 3,18 persen.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/truk-odol-kontainer.jpg)