Minggu, 19 April 2026

Cuaca Ekstrem Lumpuhkan Bandara Soetta, Puluhan Penerbangan Tertunda dan Dibatalkan

Cuaca ekstrem yang melanda Jakarta dan sekitarnya Senin kemarin melumpuhkan aktivitas penerbangan di Bandara Soekarno-Hatta, Banten.

Penulis: Lita Febriani
Editor: Choirul Arifin
Tribunnews.com/Threads/denaiguna
CUACA EKSTREM - Postingan netizen @denaiguna di media sosial Threads yang mengungkap penundaan sejumlah penerbangan di Bandara Soekarno-Hatta karena cuaca ekstrem, Senin (12/1/2026). 

Ringkasan Berita:
  • Cuaca ekstrem yang melanda Jakarta dan sekitarnya Senin kemarin melumpuhkan aktivitas penerbangan di Bandara Soekarno-Hatta, Banten.
  • Puluhan penerbanga tertunda, dialihkan, bahkan dibatalkan, sementara tol akses ke bandara kebanjiran.

 

TRIBUNNEWS.COM, TANGERANG - Cuaca ekstrem yang melanda Jakarta dan sekitarnya Senin (12/1/2026) kemarin melumpuhkan aktivitas penerbangan di Bandara Soekarno-Hatta, Banten. 

Puluhan penerbanga tertunda, dialihkan, bahkan dibatalkan. Cuaca ekstrem juga mengakibatkan tol akses ke bandara kebanjiran.

Kondisi tersebut ramai diperbincangkan warganet di media sosial Threads. Sejumlah penumpang membagikan pengalaman mereka terkait dampak hujan lebat disertai petir yang terjadi sejak pagi hari.

Pemilik akun Threads @felixpramono mengungkapkan, hujan ekstrem membuat bandara nyaris lumpuh sejak pagi.

"Pagi ini 12 Januari 2026 hujan petir di Jakarta yang sangat ekstrim akibatnya Bandara Soekarno Hatta lumpuh, total 30 pesawat tidak bisa landing dan go around berulang di sekitar Laut Jawa. Please hati-hati buat yang lagi traveling/dalam perjalanan," tulis Felix dalam akun Threads-nya, dikutip Tribunnews.com Selasa (13/1/2026).

Ia mengatakan, banyak pesawat terpaksa menunggu di udara atau dialihkan ke bandara lain akibat cuaca ekstrem. "Banyak flight yang holding, divert and go around Soetta," ungkap Felix dalam unggahannya pada Senin (12/1/2026).

Baca juga: Akses Tol ke Bandara Soetta Tergenang Banjir Pasca Diguyur Hujan

Pengalaman serupa dibagikan akun lainnya, @saharayuli yang semula dijadwalkan terbang dari Jakarta menuju Denpasar. Ia sudah merasa cemas sejak malam sebelumnya karena hujan tak kunjung reda.

"Hari ini flight CGK-DPS pake Citilink, dari semalem aku tu sudah parno bolak balik lihatin forecast weather sambil lihat langit ke luar jendela hotel kok hujannya ngga reda-reda. Akhirnya tadi pagi suami memutuskan beli tiket kereta Jakarta-Ketapang. Aku tanya kenapa kok tiba-tiba mau pakai kereta, katanya 'feeling kurang nyaman dari semalem," tulisnya.

Sementara itu, akun @why.uuu_ mengaku masih terjebak kemacetan menuju bandara dan khawatir penerbangannya ikut terdampak.

"Ada yang baru di bandara CGK? Ada info pesawat TransNusa Singkawang delay nggak ya? Masih kejebak macet," terang akun tersebut.

Sebagian penumpang yang berhasil mendarat juga membagikan pengalaman menegangkan saat proses pendaratan. Akun @aotvya menulis, "Alhamdulillah baru landing dengan selamat setelah go around 25 menit".

Baca juga: Jalan Tergenang Banjir, Pemotor Masuk Tol di Bekasi dan Sunter

Hal senada disampaikan akun @yepe81 yang menggambarkan kondisi turbulensi cukup ekstrem saat dirinya berada di pesawat.

"Landing yang lumayan mendebarkan, setelah berputar-putar sekitar 30 menit sambil menunggu jatah landing, disertai turbulensi lumayan ekstrem dan berkali-kali," tuturnya.

Tak sedikit pula penumpang yang mengalami penundaan panjang. Akun @yudi.pratama96 mengaku penerbangannya bahkan harus kembali ke bandara asal.

"Korban delay yang nggak tahu berangkat kapan. Pesawat SQ balik lagi ke Singapura, jadinya bisa delay sampai 5 jam," sebutnya.

 

Sumber: Tribunnews.com
Rekomendasi untuk Anda

BizzInsight

Berita Terkini

© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved