Kamis, 14 Mei 2026

Pos Indonesia Optimalkan Kargo Udara untuk PMI, Haji, dan Umrah

Pos Indonesia menargetkan layanan ini menjawab kebutuhan logistik PMI yang mencapai 80–100 ton per bulan dari Arab Saudi.

Tayang:
HO/IST
KARGO INTERNASIONAL - PT Pos Indonesia (Persero) resmi meluncurkan layanan Kargo Internasional PMI, Haji, dan Umrah dalam kegiatan yang digelar di Kantor Pusat Pos Indonesia, Jakarta, Selasa (14/1). 
Ringkasan Berita:
  • Pos Indonesia meluncurkan layanan Kargo Internasional PMI, Haji, dan Umrah untuk memudahkan pengiriman barang dari luar negeri ke Indonesia.
  • Layanan ini menawarkan ongkir terjangkau, pelacakan real-time, pengiriman cepat via udara, serta relaksasi bea masuk bagi PMI dan jamaah.
  • Pos Indonesia menargetkan layanan ini menjawab kebutuhan logistik PMI yang mencapai 80–100 ton per bulan dari Arab Saudi.

 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - PT Pos Indonesia (Persero) resmi meluncurkan layanan Kargo Internasional PMI, Haji, dan Umrah di Kantor Pusat Pos Indonesia, Jakarta, Selasa (14/1/2025).

Plt Direktur Bisnis Kurir dan Logistik PT Pos Indonesia (Persero) Prasabri Pesti mengatakan, layanan ini ditujukan untuk memudahkan Pekerja Migran Indonesia (PMI) serta jamaah Haji dan Umrah dalam mengirimkan barang dari luar negeri ke Indonesia dengan relaksasi bea masuk untuk Haji dan PMI.

Prasabri menegaskan, layanan ini merupakan perluasan dari Kargo Haji yang sebelumnya telah mendapatkan kemudahan regulasi dari Pemerintah.

Baca juga: Sinergi Kemensos dan PT Pos Indonesia Perluas Dukungan untuk Sekolah Rakyat

Dia bilang, biaya ongkos kirim terjangkau, tracking kiriman secara real-time, dan pengiriman lebih cepat melalui kargo udara.

"Melalui Kargo PMI, Haji, dan Umrah, Pos Indonesia ingin memastikan pengiriman barang masyarakat Indonesia dari luar negeri menjadi lebih mudah, cepat, dan memiliki kepastian proses. Didukung jaringan Pos Indonesia yang menjangkau hingga ke penjuru negeri, layanan ini diharapkan memberikan manfaat nyata bagi PMI dan jamaah," ujar Prasabri dalam keterangannya, Jumat (16/1/2026).

Prasabri menyebut bahwa saat ini volume kiriman PMI dari Arab Saudi tercatat mencapai 80-100 ton per bulan.

Dia berharap layanan kargo internasional ini bisa menjawab kebutuhan logistik PMI yang memerlukan solusi pengiriman yang efisien, aman, dan memiliki kepastian proses.

"Layanan Kargo PMI, Haji, dan Umrah dirancang dengan mengedepankan kepatuhan terhadap ketentuan kepabeanan, keamanan kiriman, serta integrasi proses layanan," ucap dia.

"Mulai dari penerimaan barang di luar negeri, pengiriman melalui kargo udara, hingga distribusi ke alamat penerima di Indonesia," imbuhnya menegaskan.

Melalui sinergi lintas kementerian dan lembaga, Pos Indonesia menegaskan komitmennya untuk terus memperkuat peran sebagai pintu masuk utama pengiriman kargo internasional, sekaligus memperluas kontribusi perusahaan dalam mendukung kebutuhan logistik masyarakat Indonesia di luar negeri sebagai bagian dari transformasi menuju pemain logistik nasional dan internasional.

Sumber: Tribunnews.com
Rekomendasi untuk Anda

BizzInsight

Berita Terkini

© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved