Kamis, 21 Mei 2026

Pasok Bahan Baku NPK Nasional, Tangki Asam Sulfat 40.000 Ton Dibangun di Gresik Jatim

Tangki asam sulfat ini dibangun di kawasan Petrokimia Gresik di Gresik, Jawa Timur, tepatnya di area reklamasi tahap III

Tayang:
Penulis: Choirul Arifin
Editor: Sanusi
Tribunnews.com/HO
PASOK BAHAN BAKU NPK - Ground breaking pembangunan tangki asam sulfat sebanyak 2 unit berkapasitas total 40.000 ton di Gresik, Jawa Timur. 

Ringkasan Berita:
  • Fasilitas tangki asam sulfat berkapasitas 40.000 ton berlokasi di Gresik, Jawa Timur, untuk mendukung kebutuhan bahan baku NPK untuk produksi pupuk NPK nasional.
  • Tangki terdiri dari 2 unit dan konstruksinya diproyeksikan selesai di Mei 2027 dan akan mendukung total kapasitas tangki asam sulfat menjadi 100.000 ton setelah proyek ini jadi. 
  • Proyek ini akan mendukung target pencapaian swasembada pangan nasional yang menjadi program Asta Cita Presiden Prabowo Subianto.

 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Wakil Kepala BP BUMN Aminuddin Ma'ruf bersama Direktur Utama Petrokimia Gresik, Daconi Khotob baru-baru ini melakukan ground breaking pembangunan tangki asam sulfat berkapasitas 40.000 ton berlokasi di Gresik, Jawa Timur.

Proyek ini merupakan bagian dari ekspansi industri pupuk nasional untuk memasok bahan baku NPK nasional.

Tangki asam sulfat ini dibangun di kawasan Petrokimia Gresik di Gresik, Jawa Timur, tepatnya di area reklamasi tahap III dengan luas areal pembangunan 3 hektare.

Baca juga: KB Bank Perkuat Pembiayaan Industri Petrokimia lewat Kredit Sindikasi Proyek PT Petro Oxo Nusantara

Ada dua tangki asam sulfat yang dibangun dengan kapasitas masing-masing sebesar 20.000 ton, sehingga total kapasitas penyimpanan asam sulfat Petrokimia Gresik nantinya akan mencapai 100.000 ton setelah proyek ini beroperasi.

Pembangunan ditargetkan selesai dan beroperasi pada Mei 2027 dengan lama pengerjaan sekitar 18 bulan.

Aminuddin Ma'ruf mengatakan, pemerintah menaruh perhatian serius pada target pencapaian swasembada pangan nasional yang menjadi program Asta Cita Presiden Prabowo Subianto.

Karenanya, dia mengapresiasi kinerja Pupuk Indonesia, termasuk Petrokimia Gresik dalam mendukung terwujudnya swasembada pangan yang berhasil dicapai lebih cepat dari target, yaitu di tahun 2025.

"Proyek (pembanguan tangki asam sulfat) ini pada akhirnya mendukung Asta Cita Bapak Presiden Prabowo tentang ketahanan pangan. Dengan kondisi geopolitik dunia seperti sekarang, ketahanan pangan kita harus mandiri," ujar Aminuddin Ma'ruf.

Daconi menjelaskan asam sulfat merupakan bahan baku untuk memproduksi pupuk majemuk NPK. Tangki asam sulfat ini nantinya berfungsi untuk mendukung keberlangsungan produksi pupuk NPK di masa depan. 

"Dengan pembangunan tangki ini, Petrokimia Gresik akan semakin memperkuat pasokan bahan baku pupuk NPK nasional," kata Daconi dikutip Selasa, 20 Januari 2026.

Baca juga: Politeknik Industri Petrokimia Banten Buka PMB Jalur Vokasi 2026, Full Beasiswa dan Ikatan Kerja

Dengan dukungan fasilitas ini pihaknya dapat memberikan kontribusi semakin besar lagi bagi terwujudnya swasembada pangan nasional secara berkelanjutan, melalui penyediaan pupuk berkualitas bagi pertanian di Indonesia.

Petrokimia Gresik saat ini menjadi pionir pupuk majemuk di dalam negeri sejak tahun 2000 dan menjadi kiblat bagi teknologi pupuk NPK di tanah air.

Dengan total kapasitas produksi pupuk NPK sebesar 2,7 juta ton per tahun, menjadikan Petrokimia Gresik sebagai produsen pupuk majemuk terbesar di Indonesia. 

"Dengan keberadaan tangki ini, Petrokimia Gresik bisa terus meningkatkan kapasitas produksi pupuk NPK untuk mendukung ketersediaan pupuk di dalam negeri," ujar Daconi.

"Kami pastikan proyek ini memperhatikan aspek-aspek K3 (Keselamatan dan Kesehatan Kerja) dengan baik. Kami bersama kontraktor juga telah menandatangani kontrak kerja sama dengan Rumah Sakit Petrokimia Gresik untuk penanganan kondisi darurat. Selain itu, dalam pengerjaan proyek ini kami juga mengutamakan aspek lingkungan," kata Daconi. (fin)

Sesuai Minatmu
Sumber: Tribunnews.com
Rekomendasi untuk Anda

BizzInsight

Berita Terkini

© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved