IHSG Dibuka Melemah ke Level 9.094, Ada 496 Saham Tersungkur ke Zona Merah
Berdasarkan data Bursa Efek Indonesia (BEI), Indeks dibuka ke level 9.094, turun 40,27 poin atau 0,44 persen.
Ringkasan Berita:
TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan Rabu (21/1/2026) dibuka ke zona merah.
Berdasarkan data Bursa Efek Indonesia (BEI), Indeks dibuka ke level 9.094, turun 40,27 poin atau 0,44 persen.
Hingga pukul 09.32 WIB, nilai transaksi perdagangan mencapai Rp8,37 triliun dengan volume 15,6 miliar saham.
Ada 137 saham menguat, 496 saham melemahm dan 325 saham stagnan.
Baca juga: IHSG Dibuka Menguat ke Level 9.156 di Tengah Sikap Hati-hati Pelaku Pasar Jelang RDG
Equity Research Analyst Phintraco Sekuritas, Alrich Paskalis Tambolang, menyampaikan, IHSG diperkirakan bergerak pada rentang 9.050–9.200, dengan level support di 9.000, pivot di 9.100, dan resistance di 9.200.
Selama IHSG masih bertahan di atas area support, kata Alrichm, tren jangka menengah dinilai masih relatif terjaga, meski volatilitas berpotensi meningkat.
Dari eksternal, tekanan datang dari mayoritas bursa Asia yang ditutup melemah pada Selasa (20/1/2026), seiring meningkatnya kekhawatiran eskalasi perang dagang antara Amerika Serikat dan Eropa.
Sejumlah negara Eropa dilaporkan tengah membahas tarif balasan atas ancaman tarif baru dari AS. Presiden AS Donald Trump bahkan mengancam akan mengenakan tarif hingga 200% terhadap anggur dan sampanye Prancis.
Sentimen global juga dipengaruhi agenda World Economic Forum (WEF) yang digelar pada 19-23 Januari 2026 di Davos, Swiss, yang menjadi perhatian investor terkait arah kebijakan ekonomi dan geopolitik global.
Dari Jepang, rencana pembubaran parlemen dan pemilu sela pada 8 Februari 2026 turut menambah ketidakpastian, tercermin dari kenaikan yield obligasi pemerintah Jepang tenor 40 tahun ke level 4% untuk pertama kalinya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/IHSG-Terus-Merosot-Pada-Penutupan_20250408_180213.jpg)