Selasa, 9 Juni 2026

Daftar Saham Dibeli dan Dijual Investor Asing,  Bagaimana Ramalan IHSG Hari Ini?

Secara teknikal, IHSG memiliki support di area 8.000 dengan resistance 8.400–8.500 dan pergerakan cenderung volatil.

Tayang:
TRIBUNNEWS/IRWAN RISMAWAN
IHSG - Pengunjung mengamati layar digital pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia, Jakarta. IHSG memiliki support psikologis di area 8.000, dengan resistance terdekat di kisaran 8.400–8.500.  
Ringkasan Berita:
  • Analis BRI Danareksa memproyeksikan IHSG masih tertekan akibat penyesuaian aliran dana asing pasca pengumuman MSCI.
  • Secara teknikal, IHSG memiliki support di area 8.000 dengan resistance 8.400–8.500 dan pergerakan cenderung volatil.
  • MNC Sekuritas menilai peluang technical rebound masih terbuka meski sentimen MSCI dan downgrade membayangi.

 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Indeks Harg Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan akhir Januari 2026 berakhir menguat.

Tercatat, Jumat (30/1.2026), IHSG ditutup menguat 97,40 poin atau 1,18 persen menjadi 8.329,61.

Sepanjang perdagangan hari itu, investor asing membukukan net sell atau jual bersih sebesar Rp 1,53 triliun di seluruh pasar. 

Baca juga: Kejaksaan Agung Ikut Selisik Penyebab di Balik Anjloknya IHSG Secara Mendadak

Sedangkan di pasar tunai dan pasar negosiasi, investor asing mencatat net buy atau beli bersih Rp 338,36 miliar.

Saham-saham dengan net buy terbesar asing di antaranya:

  • PT Buana Lintas Lautan Tbk (BULL) Rp 254,2 miliar
  • PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI) Rp 177,6 miliar
  • PT Aneka Tambang Tbk (ANTM) Rp 124,4 miliar.

Kemudian, saham yang banyak dijual asing yakni:

  • PT Telkom Indonesia Tbk (TLKM) Rp 279,3 miliar.
  • PT Petrosea Tbk (PTRO) Rp 182,2 miliar.
  • PT Bumi Resources Tbk (BUMI) Rp 179,2 miliar.

Prediksi 

Analis Teknikal BRI Danareksa Sekuritas Reza Diofanda memproyeksikan untuk perdagangan Senin (2/2/2026), IHSG masih berpotensi mengalami tekanan lanjutan, khususnya dari sisi aliran dana asing yang masih menyesuaikan portofolio pasca pengumuman Morgan Stanley Capital International (MSCI).

Secara teknikal, lanjut Reza, IHSG memiliki support psikologis di area 8.000, dengan resistance terdekat di kisaran 8.400–8.500. 

"Pergerakan diperkirakan masih volatil dan cenderung selektif," kata Reza.

Sementara itu,  Head of Retail Research MNC Sekuritas, Herditya Wicaksana berpendapat  IHSG berpeluang menguat dengan support 8.094 dan resistance 8.498, 

"Kami memperkirakan sentimen MSCI dan downgrade masih membayangi namun demikian ada peluang IHSG melanjutkan technical reboundnya," ucap Herditya.

 

 

Sesuai Minatmu
Sumber: Tribunnews.com
Rekomendasi untuk Anda

BizzInsight

Berita Terkini

© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved