Lebaran 2026
Cerita Warga yang Berhasil 'War' Tukar Uang Baru di PINTAR BI, Simak Tipsnya
Inilah cerita dari beberapa warga yang berhasil memenangkan 'war' pemesanan penukaran uang baru melalui aplikasi PINTAR BI.
TRIBUNNEWS.COM - Saat ini, Bank Indonesia (BI) tengah membuka pemesanan penukaran uang baru untuk kebutuhan Ramadan dan Lebaran 2026 melalui aplikasi PINTAR BI, Jumat (13/2/2026).
Layanan ini disambut antusias masyarakat yang ingin menyiapkan pecahan baru untuk THR, zakat, dan tradisi berbagi saat Idulfitri.
Tingginya antusiasme masyarakat yang hendak menukarkan uang baru rupanya membuat proses pemesanan di aplikasi PINTAR BI bak 'war' tiket konser.
Banyak masyarakat yang mengeluhkan susahnya 'menembus' situs pintar.bi.go.id hingga lama menunggu di 'waiting room.'
Meski demikian, ada juga yang berhasil dan memenangkan 'war' pemesanan penukaran uang baru.
Seorang warga Magelang, Hasnah (28) yang sudah berhasil melakukan pemesanan penukaran uang baru 2026 di PINTAR BI membagikan pengalamannya.
Ia berhasil melakukan pemesanan tukar uang baru via PINTAR BI pada periode pertama pada Jumat (13/2/2026) hari, dua jam setelah pemesanan dibuka.
"Sekitar jam 4 lebih, berhasil memesan, Alhamdulillah," katanya kepada Tribunnews.com.
Baca juga: Cara Tukar Uang Baru untuk Ramadan-Lebaran 2026 di PINTAR BI, Pemesanan Dibuka Mulai 13 Februari
Tips Berhasil Pesan Tukar Uang Baru
Ada beberapa tips dan strategi yang diterapkan agar sukses melakukan pemesanan penukaran uang baru di BI:
1. Pakai lebih dari satu perangkat
Hasnah mengaku menggunakan dua device atau perangkat ketika melakukan pemesanan yaitu ponsel (HP) dan komputer.
"Jadi saya pakai HP dan komputer, jadi mana yang nyantol atau masuk duluan, itu yang saya pakai," ujarnya.
Hal senada juga disampaikan Rahmayanti, warga Sukoharjo. Dalam 'war' pemesanan uang baru kali ini, ia menggunakan HP dan komputer.
2. Sabar
Sabar juga menjadi salah satu kunci karyawati yang tinggal di Solo ini memenangkan 'war' penukaran uang baru.
Sejak sebelum jam pemesanan dibuka, ia sudah membuka situs PINTAR BI.
Maka ketika masuk ke waiting room, ia tinggal menunggu kapan gilirannya bisa masuk.
"Lumayan lama di waiting room, dari jam 2 siang sampai setengah 5 baru berhasil masuk, kuncinya sabar," ungkapnya.
Begitu juga dengan Rahmayanti yang berhasil masuk ke pemesanan sebanyak lima kali.
"Hampir download bukti pemesanan terus tiba-tiba bad gateway, tak coba terus dan reload terus, baru berhasil," katanya.
3. Jangan sering refresh
Selain itu, ketika masuk ke waiting room, jangan refresh halaman tersebut. Sebab, halaman ini akan otomatis refresh.
"Jangan di-refresh nanti malah harus ngulang dari awal. Tungguin aja, nanti otomatis masuk sendiri ," lanjut Hasna.
4. Cepat saat isi data
Ketika sudah berhasil memilih lokasi dan waktu penukaran, Hasna segera mengisi data diri.
Nah, tipsnya, kata dia, siapkan data pemesan yaitu NIK KTP agar cepat saat pengisian.
"Jika perlu hapalkan NIK KTP atau letakkan KTP di tempat yang mudah dijangkau. Jadi begitu masuk ke halaman pemesanan, tinggal masukkan data, nomor HP, dan email saja," ujarnya.
Cara Tukar Uang Baru
Tak perlu khawatir bagi masyarakat yang belum berhasil melakukan pemesanan uang baru.
Sebab, bank sentral akan kembali membuka pemesanan penukaran uang baru pada periode berikutnya.
Termasuk pada Sabtu (14/2/2026) besok, pemesanan dibuka untuk masyarakat di luar Pulau Jawa.
Bagi masyarakat yang mencoba, inilah cara memesan untuk tukar uang baru 2026:
1. Akses PINTAR BI
Akses laman https://pintar.bi.go.id/ atau klik link ini.
Setelah masuk ke laman PINTAR, Anda akan berada di waiting room.
Di sini, masyarakat dapat bisa melihat estimasi waktu tunggu serta titik lokasi penukaran dengan update kuota secara real time.
2. Pilih Layanan
Setelah antrean selesai dan masuk ke halaman utama, pilih menu Penukaran Uang Rupiah melalui Kas Keliling.
3. Pilih Lokasi Kas Keliling
Pilih provinsi tujuan dengan menekan dropdown atau ketik provinsi yang akan dituju.
Klik "Lihat Lokasi" dan pilih lokasi penukaran terdekat.
4. Pilih Jadwal Penukaran
Pilih jam operasional yang tersedia sebagai waktu kedatangan.
Klik tombol 'Pilih' berwarna hijau untuk melanjutkan.
5. Isi Data Pemesan dan Detail Kontak
Lengkapi isi pemesan sesuai identitas KTP, mulai dari NIK, nama lengkap, nomor telepon, hingga email aktif.
Pastikan data diisi dengan benar.
Setelah data terisi, klik 'Lanjutkan'.
6. Input Uang Rupiah yang Ditukarkan
Tentukan jumlah dan nominal pecahan uang yang ingin ditukar sesuai ketersediaan paket dan ketentuan.
Ada enam pecahan uang baru yang disiapkan yaitu Rp 1.000, Rp 2.000, Rp 5 ribu, Rp 10 ribu, Rp 20 ribu, dan Rp 50 ribu.
Masukkan kode captcha yang tersedia, lalu klik 'Pesan'.
7. Rincian Bukti Pemesanan
Setelah berhasil, akan muncul ringkasan bukti pemesanan Kas Keliling.
Dokumen bukti pemesanan juga akan dikirimkan ke email dan dapat di-download dalam bentuk PDF.
Caranya klik "Download Bukti Pemesanan" pada bagian bawah halaman pemesanan
Atau bisa juga cukup disimpan soft copy-nya untuk ditunjukkan saat penukaran.
Yang perlu diingat, penukaran uang baru hanya bisa dilakukan pada tanggal, lokasi, dan waktu yang tertera pada bukti pemesanan.
Selain itu, proses penukaran uang baru tidak boleh diwakilkan.
Masyarakat yang akan melakukan penukaran uang baru melalui kas keliling BI, harus membawa uang dalam jumlah nominal yang pas sesuai dengan yang tertera pada bukti pemesanan.
Disarankan, uang dirapikan, tidak dilipat, dicoret, distaples, dibasahi, atau diremas serta dikelompokkan uang sesuai pecahannya.
Penukaran uang baru tersebut diberikan sepanjang ciri uang rupiah yang ditukarkan dapat dikenali keasliannya.
Paket Penukaran Uang Rupiah
Dalam satu paket penukaran uang Rupiah, jumlah uang Rupiah yang dapat ditukarkan dalam layanan penukaran uang baru 2026 paling banyak yaitu Rp 5,3 juta per orang.
Rincian sebagai berikut:
- Pecahan Rp 50.000 (50 lembar): Rp 2.500.000
- Pecahan Rp 20.000 (50 lembar): Rp 1.000.000
- Pecahan Rp 10.000 (100 lembar): Rp 1.000.000
- Pecahan Rp 5.000 (100 lembar): Rp 500.000
- Pecahan Rp 2.000 (100 lembar): Rp 200.000
- Pecahan Rp 1.000 (50 lembar): Rp 100.000
BI menegaskan, program penukaran uang baru 2026 dilaksanakan pada periode 13 Februari – 15 Maret 2026 di seluruh Satuan Kerja Kas Bank Indonesia.
Sehingga bagi Anda yang kehabisan kuota di periode 1, dapat mencoba di periode 2 atau selanjutnya.
Selain itu, BI tidak melayani penukaran secara go-show yaitu datang langsung di tempat penukaran tanpa melakukan pemesanan terlebih dahulu pada aplikasi PINTAR BI.
Hal ini untuk memberikan kepastian, keamanan, kenyamanan, dan kemudahan bagi masyarakat dalam menukar uang rupiah.
(Tribunnews.com/Sri Juliati)
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.