Penerbangan Jakarta-Bali Delay 5 Jam, Penumpang Super Air Jet Ditinggal
Dalam unggahannya, pemilik akun mengaku anaknya mengalami muntah berulang kali selama keterlambatan penerbangan Super Air Jet.
Ringkasan Berita:
- Penerbangan rute Jakarta–Bali mengalami keterlambatan hingga lima jam.
- Sejumlah penumpang mengaku tertinggal dan tidak mendapat informasi memadai.
- Insiden ini memicu keluhan serta tuntutan pertanggungjawaban dari maskapai
TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Penerbangan rute Jakarta menuju Bali yang dioperasikan maskapai Super Air Jet dengan nomor IU-742 mengalami keterlambatan atau delay hingga lima jam.
Kejadian tersebut viral di media sosial setelah diunggah akun TikTok @bobynovi pada Minggu (15/2/2026).
Dalam unggahannya, pemilik akun mengaku anaknya mengalami muntah berulang kali selama keterlambatan penerbangan tersebut.
Baca juga: Penerbangan di Bandara Soekarno-Hatta Kembali Normal, Hanya 4 Penerbangan Mengalami Delay
Ia juga menyebut susu anaknya berada di dalam koper yang sudah masuk bagasi pesawat.
"Anak saya sakit muntah berkali-kali karena delay dan gilanya lagi susu di bagasi yang sudah jalan duluan karena kita ditinggal. Otaknya dimana coba! Cempaka nangis terus-terusan karena haus ya Allah," tulis akun tersebut.
Unggahan tersebut turut dikomentari akun lain bernama @juliciajulice.
Ia menyebut para penumpang harus menunggu di dalam pesawat selama lima jam, bukan di area bandara.
"Ini kudu banget lebih viral sih. Ga tega banget, penumpang dibiarin delay didalem pesawat selama 5 jam loh. Di dalem pesawat ya, bukan di bandaranya. Kita sbg orang dewasa aja pasti bosen, badan jadi pegel karna ruang gerak terbatas. Apalagi bawa bayi," tulisnya.
Ia juga menyampaikan bahwa keluarga tersebut sempat turun untuk membeli obat di apotek karena bayi sakit.
Namun, menurut dia, pesawat justru berangkat dan meninggalkan mereka, sementara koper yang berisi susu bayi masih berada di bagasi.
"Mana gitu akhirnya bayinya sakit, mereka beli obat di apotek eh malah pesawatnya pergi ninggal mereka. Dan koper masih di bagasi pesawat. Padahal ada susu si bayi itu yang mana katanya gabisa beli dimanapun, belinya online," tutur dia.
Sementara itu, Corporate Communications Strategic Lion Air Grup Danang Mandala Prihantoro menyampaikan permohonan maaf atas ketidaknyamanan yang dialami para penumpang.
"Super Air Jet menyampaikan permohonan maaf atas ketidaknyamanan yang dialami para tamu terkait keterlambatan keberangkatan penerbangan IU-742 rute Jakarta menuju Bali," kata Danang dalam keterangannya.
Menurut dia, keterlambatan terjadi karena pesawat yang direncanakan mengoperasikan penerbangan tersebut perlu menjalani pemeriksaan teknis tidak berjadwal. Proses ini merupakan bagian dari prosedur operasional yang wajib dilakukan untuk memastikan keselamatan dan keamanan penerbangan.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/pesawat-super-air-jet42424.jpg)