Selasa, 2 Juni 2026

Purbaya Sindir Alumni LPDP soal Jadi WNI: 20 Tahun Lagi Indonesia Akan Bagus 

Menkeu mengingatkan penerima LPDP menjaga sikap karena dana pendidikan berasal dari pajak rakyat dan utang negara.

Tayang:
Tribunnews.com/Nitis Hawaroh
LPDP - Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa. Menkeu mengingatkan penerima LPDP menjaga sikap karena dana pendidikan berasal dari pajak rakyat dan utang negara. 

Ringkasan Berita:
  • Purbaya Yudhi Sadewa optimistis Indonesia akan maju dalam 20 tahun ke depan, merespons pernyataan alumni Lembaga Pengelola Dana Pendidikan yang viral.
  • Ia menegaskan akan memasukkan DS ke daftar hitam pemerintahan dan meminta pengembalian dana beasiswa beserta bunga.
  • Menkeu mengingatkan penerima LPDP menjaga sikap karena dana pendidikan berasal dari pajak rakyat dan utang negara.

 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa menyebut Indonesia dalam 20 tahun mendatang akan maju dan memiliki masa depan cerah.

Hal itu merespons pernyataan seorang alumni penerima beasiswa Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP) yang video nya viral di media sosial. 

Dalam video tersebut, alumni bernama Dwi Sasetyaningtyas menyatakan 'cukup saya saja yang jadi WNI, anak-anak saya jangan'.

Baca juga: Wamendikti Stella Ingatkan Penerima LPDP: Beasiswa Tidak Dipahami Sebagai Amanah

"Kan teman-teman banyak yang ngeledekin Indonesia jelek, termasuk yang kemarin tuh. Yang dia bilang anaknya jangan menjadi warga negara Indonesia. Mungkin 20 tahun lagi dia akan nyesel, karena 20 tahun lagi kita akan bagus banget," ujar Purbaya saat Konferensi Pers APBN KiTa, Senin (23/2/2026).

Bendahara negara itu menegaskan, pihaknya akan memasukan alumni LPDP Dwi Sasetyaningtyas ke dalam daftar hitam atau blacklist di seluruh pemerintahan.

"Nanti akan saya blacklist dia, di seluruh pemerintahan enggak akan bisa masuk, nanti akan kalian liat blacklistnya seperti apa, jadi jangan menghina negara anda sendiri," ujar Purbaya.

Menurut Purbaya, pemerintah akan menegakkan aturan yang berlaku di LPDP. Dia menyebut, yang bersangkutan telah berkomunikasi dengan Direktur Utama LPDP dan menyatakan kesediaannya untuk mengembalikan dana beasiswa yang diterima.

"Tadi sudah bicara dengan dia ke Dirut LPDP, tadi sudah bicara dengan suami terkait (DS), dan sepertinya dia sudah setuju untuk mengembalikan uang yang pake LPDP termasuk bunganya," tegas Purbaya.

Bendahara negara itu berharap ke depan para penerima beasiswa LPDP tetap menjaga sikap dan tidak merendahkan negara yang telah membiayai pendidikan mereka.

 

"Saya harapkan kedepan, temen-temen yang mendapatkan pinjaman LPDP, kalau enggak senang enggak senang tapi jangan menghina hina negara lah, jangan begitu. Itu uang dari pajak dan dari sebagian utang yang kita sisihkan untuk memastikan SDM kita tumbuh," ucap Purbaya.

"Kalau enggak patriotis enggak apa-apa, tapi jangan menghina negara deh, dan saya ingatkan kepada temen-temen yang lain dari LPDP dan saya pastikan yang ini akan di blacklist," imbuhnya menegaskan.


Diketahui polemik alumni Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP) berinisial DS menjadi sorotan publik setelah pernyataannya dalam sebuah video viral di media sosial memicu perdebatan luas.


Dalam video tersebut, DS mengungkapkan kalimat “cukup saya aja yang WNI, anak-anakku jangan” saat memperlihatkan dokumen kewarganegaraan asing milik anaknya.

Sesuai Minatmu
Sumber: Tribunnews.com
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda

BizzInsight

Berita Terkini

© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved