Iran Vs Amerika Memanas
Dampak ke Masyarakat Indonesia Adanya Perang Israel-Amerika Vs Iran
Penutupan Selat Hormuz mengganggu 30% perdagangan minyak global, memicu kenaikan ongkos logistik dan impor.
Opsi penambahan utang dinilai tidak mudah, mengingat lembaga pemeringkat seperti Moody’s dan S&P sebelumnya menyoroti kualitas pengelolaan fiskal Indonesia.
Ia pun menyebut, kenaikan harga energi akan mendorong biaya freight dan premi asuransi yang dampaknya akan ke pelaku usaha berorientasi ekspor maupun yang bergantung pada bahan baku impor menghadapi risiko berlapis.
“Harga impor akan naik dan bisa menyebabkan imported inflation,” katanya.
Hal senada juga disampaikan, Founder dan CEO Supply Chain Indonesia (SCI) Setijadi.
Ia menyebut, kenaikan harga minyak akibat potensi gangguan Selat Hormuz akan memengaruhi harga solar domestik, komponen utama biaya operasional transportasi darat.
Setijadi memaparkan bahwa dengan porsi BBM mencapai 40 persen dari total biaya operasi truk, kenaikan harga solar akan langsung diterjemahkan ke ongkos angkut.
“Dengan asumsi komponen BBM mencapai 35 persen sampai 40 persen dari total biaya operasi truk, kenaikan harga solar 10 persen dapat mendorong kenaikan ongkos angkut sekitar 3,5 persen sampai 4 persen” tutur Setijadi.
Ia menambahkan, bila solar naik 20 persen, ongkos truk berpotensi terdongkrak 7 persen sampai 8 persen.
Dalam skenario lebih berat, kenaikan 30 persen dapat memicu lonjakan ongkos hingga 10,5 persen sampai 12 persen.
Rata-rata biaya logistik nasional diperkirakan sekitar 14 persen dari harga produk, dan sekitar separuhnya berasal dari transportasi darat.
Dengan struktur tersebut, kenaikan ongkos truk 7 persen sampai 8 persen saja dapat mengerek harga barang rata-rata sekitar 0,5 persen.
Dalam kondisi ekstrem, kenaikan ongkos angkut di atas 10 persen bisa mendorong harga barang mendekati 0,8 persen, terutama pada komoditas pangan, bahan bangunan, dan produk konsumsi bermargin tipis.
Dengan meningkatnya biaya ongkos transportasi akibat kenaikan harga BBM, maka harga bahan pokok dan lainya akan mengalami lonjakan.
Kata Pengusaha
Ketua Umum Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo), Shinta Kamdani, mengatakan dampak paling langsung yang akan dirasakan Indonesia dari konflik adalah gangguan pada rute-rute perdagangan, terutama yang menuju ke kawasan Timur Tengah dan sekitarnya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/menjulang-di-atas-Iran-pada-hari-MinD.jpg)