Harga Saham
IHSG Sesi I Melemah 1,60 Persen ke Level ke 8.103, Ada 682 Saham Merosot
BEI mengimbau investor tetap rasional, fokus pada fundamental, dan menyesuaikan strategi dengan profil risiko.
Ringkasan Berita:
- IHSG sesi I turun 1,60 persen ke 8.103,73, dengan 682 saham melemah dan tak sempat masuk zona hijau.
- Sentimen negatif dipicu eskalasi konflik AS-Israel-Iran yang meningkatkan volatilitas pasar.
- BEI mengimbau investor tetap rasional, fokus pada fundamental, dan menyesuaikan strategi dengan profil risiko.
TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan sesi pertama, Senin (2/3/2026), berakhir melemah.
Berdasarkan data Bursa Efek Indonesia, IHSG turun 1,60 persen atau 131,77 poin ke level 8.103,73.
Sepanjang perdaganga, IHSG tidak pernah menyentuh zona hijau di kisaran 8.039,51 sampai 8.133,89.
Baca juga: IHSG Ambles 2 Persen, Sentimen Perang AS-Israel vs Iran Tekan Pasar Saham
Sebanyak 113 saham naik, 682 saham turun dan 183 saham stagnan.
Total volume perdagangan saham di bursa hingga sesi I hari ini mencapai 31,54 miliar saham, dengan total nilai Rp 16,57 triliun.
Top gainers LQ45 hingga sesi I hari ini adalah:
1. PT Adaro Andalan Indonesia Tbk (AADI) (8,92%)
2. PT Medco Energi Internasional Tbk (MEDC) (5,80%)
3. PT Aneka Tambang Tbk (ANTM) (4,83%)
Top losers LQ45 hingga sesi I hari ini adalah:
1. PT Mitra Adiperkasa Tbk (MAPI) (-7,46%)
2. PT Vale Indonesia Tbk (INCO) (-6,96%)
3. PT Barito Pacific Tbk (BRPT) (-4,77%)
Penyebab Pelemahan IHSG
Pecahnya konflik AS-Israel dan Iran pekan kemarin menjadi sentimen negatif jangka pendek bagi IHSG.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/IHSG-Terus-Merosot-Pada-Penutupan_20250408_180320.jpg)