Jumat, 10 April 2026

GP Ansor Dorong Pemberdayaan Ekonomi Kader lewat Pengembangan Usaha

Penguatan ekonomi dilakukan di tengah meningkatnya eskalasi global akibat perang Iran dan Amerika Serikat-Israel. 

Tribunnews.com
KETAHANAN EKONOMI - Wakil Ketua Umum Pimpinan Pusat GP Ansor M. Mabrur L. Banuna (tengah). (HO/GP Ansor) 

Ringkasan Berita:
  • Pimpinan Pusat GP Ansor menegaskan komitmen memperkuat ketahanan ekonomi kader di akar rumput melalui pengembangan unit usaha di bawah Badan Usaha Milik Ansor (BUMA). 
  • Langkah ini dilakukan di tengah eskalasi global akibat konflik Iran, Amerika Serikat, dan Israel.
  • Wakil Ketua Umum GP Ansor, M. Mabrur L. Banuna, menyebut penguatan ekonomi kader bukan sekadar mencari keuntungan, tetapi juga membangun ketahanan internal organisasi.

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Pimpinan Pusat Gerakan Pemuda (GP) Ansor terus memperkuat pemberdayaan ekonomi kader melalui pengembangan berbagai unit usaha di bawah Badan Usaha Milik Ansor (BUMA). 

Penguatan ekonomi dilakukan di tengah meningkatnya eskalasi global akibat perang Iran dan Amerika Serikat-Israel. 

Wakil Ketua Umum Pimpinan Pusat GP Ansor M. Mabrur L. Banuna mengatakan, penguatan ekonomi kader menjadi salah satu fokus utama GP Ansor.

"Ini salah satu misi BUMA sebagai sayap ekonomi GP Ansor, yaitu bagaimana mengekspansi dan memperluas skala usaha kita," kata Mabrur dalam keterangannya, Jumat (6/3/2026).

Mabrur mengatakan pengembangan bisnis tersebut tidak semata-mata untuk mencari keuntungan, tetapi juga untuk mendorong aktivitas ekonomi kader di berbagai daerah.

"Produk-produk yang ada nanti akan kita geliatkan di bawah, di PW-PW Ansor, di PC-PC Ansor, di BUMA-BUMA provinsi, sehingga bisa memberikan aktivitas ekonomi bagi kader di bawah," ujarnya.

Menurut Mabrur, penguatan ekonomi kader merupakan bagian dari upaya membangun ketahanan ekonomi di internal organisasi.

"Jadi bukan hanya sekadar untuk mendapatkan profit yang lebih banyak, tapi juga bisa memberikan ketahanan ekonomi untuk kader-kader, khususnya di internal organisasi GP Ansor," katanya.

Ia menyebutkan, sejauh ini struktur BUMA telah terbentuk di sebagian besar wilayah. 

Berdasarkan data internal, sekitar 80 persen struktur BUMA sudah berdiri di tingkat daerah.

"Artinya geliat dan passion sahabat-sahabat Ansor di bidang ekonomi itu sangat tinggi," ujarnya.

Berbagai unit usaha yang dikelola BUMA saat ini juga sudah bergerak di sejumlah sektor, mulai dari pengolahan residu sawit, event organizer, hingga layanan haji dan umrah.

Ia menambahkan, penguatan sektor ekonomi di GP Ansor juga terinspirasi dari semangat gerakan ekonomi Nahdlatul Ulama yang dikenal dengan Nahdlatut Tujjar.

Menurut dia, besarnya jumlah kader di lingkungan NU dan Ansor harus diikuti dengan upaya pemberdayaan yang nyata, baik dalam peningkatan kapasitas maupun penguatan ekonomi.

"Pemberdayaan kader ini menjadi kewajiban, baik secara peningkatan kapasitas skill maupun kapasitas ekonomi kader," kata Mabrur.

Sumber: Tribunnews.com
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda

BizzInsight

Berita Terkini

© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved