Kamis, 21 Mei 2026

Iran Vs Amerika Memanas

Anggota Dewan Energi Nasional: Cadangan BBM 20 Hari Bukan Tanda Persediaan Akan Habis

Cadangan 20–23 hari yang disebut pemerintah adalah cadangan operasional bersifat sirkuler, sehingga stok terus diperbarui oleh Pertamina.

Tayang:
Surya/Purwanto
ANTRE BBM - Warga mengantre Bahan Bakar Minyak (BBM) di SPBU (Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum) Jalan Langsep, Kota Malang, Jawa Timur, Jumat (6/3/2026). Konflik antara Iran dengan Israel dan Amerika Serikat membuat Selat Hormuz ditutup sehingga distribusi minyak dunia terganggu. Akibat penutupan Selat Hormuz Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) menyebut cadangan BBM di Indonesia cukup untuk 20 hari pasca penutupan tersebut. SURYA/PURWANTO 

Ringkasan Berita:
  • Anggota Dewan Energi Nasional (DEN) M Kholid Syeirazi menegaskan bahwa kondisi BBM aman dan masyarakat tidak perlu panik.
  • Ia menjelaskan cadangan 20–23 hari yang disebut pemerintah adalah cadangan operasional bersifat sirkuler, sehingga stok terus diperbarui oleh Pertamina melalui impor maupun produksi dalam negeri.
  • Kholid juga menekankan adanya cadangan penyangga energi yang wajib disediakan pemerintah.

 


TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Kondisi stok bahan bakar minyak (BBM) nasional dipastikan tetap aman meski pemerintah menyebut cadangan operasional berada di kisaran 20 hari.

Anggota Dewan Energi Nasional (DEN) M Kholid Syeirazi menegaskan angka tersebut bukan berarti persediaan BBM akan habis setelah 20 hari.

Menurutnya, cadangan tersebut merupakan stok operasional yang bersifat sirkuler dan terus diperbarui oleh badan usaha energi.

Baca juga: Masyarakat Diimbau Tetap Tenang dan Tak Panic Buying, Stok BBM Nasional Dipastikan Aman

“Tidak perlu panik. Tidak perlu panik,” kata Kholid dikutip, Minggu (8/3/2026 dari sebuah talkshow di Jakarta. Ia menjelaskan, angka 20–23 hari yang sering disebut merupakan cadangan operasional yang disediakan badan usaha, dalam hal ini Pertamina.

Kholid menjelaskan, dalam sistem energi nasional terdapat tiga jenis cadangan, yakni cadangan strategis, cadangan penyangga energi, dan cadangan operasional.

Cadangan operasional disediakan oleh badan usaha dan bersifat sirkuler. Artinya, ketika stok terpakai maka pasokan baru akan kembali masuk untuk menjaga keseimbangan persediaan.

“Untuk cadangan operasional disediakan oleh badan usaha dalam hal ini Pertamina yang sifatnya sirkuler. Jadi kalau misalnya dia terpakai, ya sudah disediakan stok untuk dipasok lagi dari sumber-sumber impor,” tutur Kholid.

Sementara itu, cadangan penyangga energi merupakan cadangan yang wajib disiapkan pemerintah sesuai kemampuan keuangan negara.

Ketentuan ini diatur melalui Perpres Nomor 96 Tahun 2024 tentang Cadangan Penyangga Energi yang mengatur kewajiban pemerintah menyediakan Cadangan Penyangga Energi (CPE).

Kholid juga menegaskan bahwa stok BBM menjelang Idulfitri dalam kondisi aman. Bahkan beberapa jenis BBM memiliki cadangan lebih dari 20 hari. “Sebagai contoh, cadangan Pertalite sampai 28 hari dan Pertamax 29 hari. Begitu pula Avtur juga aman,” ujarnya.

Pada kesempatan yang sama, Direktur Eksekutif ReforMiner Institute Komaidi Notonegoro menjelaskan bahwa cadangan sekitar 20 hari yang dimaksud pemerintah sebenarnya adalah cadangan operasional atau inventory yang berada di fasilitas penyimpanan.

“Masyarakat tidak perlu khawatir. Karena yang namanya 20 hari, tidak kemudian 20 hari ke depan habis. Tapi ketika dijual, katakanlah hari ini dijual seribu, Pertamina akan mendatangkan juga seribu, bahkan lebih. Karena mereka berkepentingan, bisnis mereka running terus,” kata Komaidi.

Ia mengibaratkan mekanisme tersebut seperti toko yang terus mengisi ulang barang ketika stoknya terjual. Kondisi ini, kata Komaidi, merupakan praktik yang sudah lama berlangsung dan bersifat rutin dalam sistem distribusi energi.

Menurut Komaidi, cadangan operasional Indonesia sekitar 20 hari bahkan masih lebih tinggi dibandingkan beberapa negara di kawasan Asia Tenggara. Ia mencontohkan Vietnam yang memiliki cadangan operasional sekitar 15 hari dan Laos sekitar 10 hari.

Sesuai Minatmu
Sumber: Tribunnews.com
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda

BizzInsight

Berita Terkini

© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved