Mudik Lebaran 2026
Hadapi Lonjakan Pemudik Pakai Mobil Listrik, SPKLU Jalur Mudik Ditingkatkan ke Ultra Fast Charging
Jumlah pemudik menggunakan mobil listrik diproyeksikan naik 1,6 kali dibandingkan Lebaran 2025.
Ringkasan Berita:
- Jumlah pemudik menggunakan mobil listrik diproyeksikan naik 1,6 kali dibandingkan Lebaran 2025.
- Untuk mengantisipasi lonjakan tersebut, SPKLU di jalur mudik dioptimalkan dengan mengganti slow charging menjadi ultra fast charging.
- Fasilitas pengisian juga ditambah hingga sekitar 1,8 kali guna mencegah antrean kendaraan listrik.
TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Direktur Utama PT Perusahaan Listrik Negara (PLN) Persero Darmawan Prasodjo menyampaikan, pemudik yang menggunakan mobil listrik diproyeksikan akan meningkat pada momen libur IdulFitri 2026 ini.
Darmawan bahkan memprediksi peningkatan tersebut naik sekitar 1,6 kali lipat dibandingkan dengan periode yang sama tahun 2025 lalu.
"Karena nanti ada saudara-saudara kita yang mudik menggunakan mobil listrik diperkirakan akan meningkat 1,6 kali dibanding mudik di tahun 2025," kata Darmawan saat jumpa pers di Kantor BPH Migas, Kementerian ESDM RI, Jakarta, Kamis (12/3/2026).
Baca juga: Ruas Jalan Nasional Penghubung DIY-Jateng-Jatim Kini Bebas Banjir, Arus Mudik 2026 Dipastikan Lancar
Menyikapi kondisi tersebut, PLN kata Darmawan akan melakukan upaya optimasi terhadap Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU) di jalur-jalur mudik.
Kata dia, sebagian besar SPKLU yang ada di jalur mudik akan diganti kemampuan chargingnya dari yang semula slow charging menjadi ultra fast charging.
"Nah untuk itu kami juga melakukan optimasi SPKLU di jalur mudik yang tadinya adanya slow charging kami ganti dengan ultra fast charging. Kemudian juga ada penambahan sampai 1,8 kali hampir mendekati 2 kali," kata Darmawan.
Optimasi terhadap SPKLU ini dilakukan kata dia, sebagai upaya memitigasi terjadinya penumpukan kendaraan listrik di SPKLU.
Hanya saja, Darmawan tidak menjelaskan secara rinci lokasi SPKLU mana saja yang diubah daya charging tersebut.
"Sehingga kami juga mengawal agar para saudara-saudara kita yang mudik menggunakan mobil listrik bisa berjalan dengan lancar sampai tujuan dan kembali ke rumah nanti," tandas dia.
143,9 Juta Orang Akan Mudik
Hasil survei Kementerian Perhubungan RI memperkirakan sebanyak 143,91 juta orang akan melakukan perjalanan selama lebaran 2026.
Dari jumlah tersebut, sekitar 76,24 juta orang diprediksi menggunakan mobil pribadi dan 24,08 juta orang memakai sepeda motor ke berbagai daerah tujuan.
Puncak arus mudik diproyeksikan terjadi pada 18 Maret 2026, sedangkan puncak arus balik diperkirakan berlangsung ketika 24 Maret 2026.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/SPKLU-Direktur-Utama-PT-Perusahaan-Listrik-Negara-PLN-Persero-Darmawan-Prasodjo.jpg)