Senin, 20 April 2026

Mudik Lebaran 2026

Arus Mudik di Bandara Supadio Pontianak Diprediksi Melonjak 18-19 Maret, Pengamanan Ditingkatkan

Aktivitas penerbangan di Bandara Internasional Supadio, Pontianak, Kalimantan Barat masih terpantau normal pada arus mudik Lebaran 2026.

TRIBUN PONTIANAK/FERRYANTO
BANDARA SUPADIO - Suasana Bandara Supadio, Pontianak, Kalimantan Barat. Lonjakan penumpang dan pergerakan pesawat di Bandara Supadio diprediksi terjadi pada 18 dan 19 Maret 2026. 

Ringkasan Berita:
  • Aktivitas penerbangan di Bandara Supadio Pontianak masih normal menjelang arus mudik Lebaran 2026.
  • Lonjakan penumpang dan pergerakan pesawat diprediksi terjadi pada 18–19 Maret 2026.
  • Polisi memperketat pengawasan jalur udara dan darat untuk mencegah penyelundupan narkoba saat mudik.

 

TRIBUNNEWS.COM - Aktivitas penerbangan di Bandara Internasional Supadio, Pontianak, Kalimantan Barat masih terpantau normal pada arus mudik Lebaran 2026, Minggu (15/3/2026).

Branch Communication and CSR Department Head Bandara International Supadio, Muhammad Joko Wahyudi menyebut lonjakan penumpang diprediksi terjadi pada 18-19 Maret 2026.

"Prediksi ya untuk arus mudik ya itu terjadi di H-2 atau di tanggal 19 Maret itu ada peningkatan sekitar 3,03 persen
atau sebesar 11.835 penumpang di hari itu."

"Untuk pergerakan pesawat itu diprediksi juga naik 3,70 persen atau sebesar 85 pergerakan," ungkapnya, dikutip dari YouTube Kompas TV Pontianak, Senin.

Sementara itu, Bandara Supadio membuka Posko Mudik mulai 13 hingga 30 Maret 2026.

Posko ini digunakan untuk mengantisipasi lonjakan, persiapan dan kenyamanan penumpang. 

Pengamanan Bandara Diperketat

Sementara itu menjelang arus mudik Lebaran, jajaran Polres Kubu Raya meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi peredaran narkotika yang memanfaatkan tingginya mobilitas masyarakat. 

Melalui Satuan Reserse Narkoba, pengawasan diperketat pada sejumlah jalur strategis, terutama akses udara di Bandara Supadio Pontianak serta jalur darat lintas kota, provinsi hingga jalur lintas negara.

Baca juga: Cerita Unik Mudik Lebaran 2026: Pulang Kampung Bawa Burung, Gowes Tempuh Jarak 510 Km

Dilansir Tribun Pontianak, penguatan pengawasan tersebut menjadi bagian dari langkah preventif dalam rangka pengamanan arus mudik melalui Operasi Ketupat 2026.

Kabupaten Kubu Raya dinilai memiliki posisi yang cukup strategis karena menjadi salah satu pintu masuk mobilitas masyarakat melalui dua akses utama, yakni jalur udara dan darat.

Kapolres Kubu Raya, AKBP Kadek Ary Mahardika menegaskan bahwa pihaknya tidak ingin momentum meningkatnya aktivitas perjalanan menjelang Lebaran dimanfaatkan oleh jaringan narkoba untuk menyelundupkan barang terlarang.

“Menjelang arus mudik Lebaran, mobilitas masyarakat meningkat sangat signifikan. Situasi ini kerap dimanfaatkan oleh jaringan narkotika untuk menyelundupkan barang haram melalui berbagai jalur transportasi."

"Karena itu, kami memperketat pengawasan, terutama di jalur udara melalui Bandara Supadio serta jalur darat yang menghubungkan Kubu Raya dengan wilayah lain,” ujar Kapolres, Jumat (13/3/2026).

Aparat secara rutin melakukan pemantauan terhadap berbagai aktivitas yang berpotensi menjadi jalur distribusi narkoba, baik melalui pengawasan langsung di titik-titik strategis maupun melalui penguatan koordinasi intelijen.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda

BizzInsight

Berita Terkini

© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved