Minggu, 12 April 2026

Mudik Lebaran 2026 

93 Persen Tiket Kereta Api Lebaran 2026 Terjual, Kereta Jarak Jauh 2,37 Penumpang

 PT KAI telah menjual 4.195.627 tiket kereta api Lebaran atau mencapai 93,3 persen dari total 4.498.696 tempat duduk.

Editor: Choirul Arifin
Tribunnews.com/Fersianus Waku
TIKET KERETA LEBARAN - Suasana arus mudik Lebaran 2026 di Stasiun Pasar Senen, Jakarta, Minggu (15/3/2026). PT Kereta Api Indonesia (Persero) telah menjual 4.195.627 tiket kereta api Lebaran atau mencapai 93,3 persen dari total 4.498.696 tempat duduk selama periode 11 Maret hingga 1 April 2026. 

Ringkasan Berita:
  • PT Kereta Api Indonesia (Persero) telah menjual 4.195.627 tiket kereta api Lebaran atau mencapai 93,3 persen dari total 4.498.696 tempat duduk.
  • Penjualan tiket kereta api jarak jauh mencapai 3.616.273 tiket atau 101,2 persen dari total 3.571.760 tempat duduk yang disediakan.
  • Penjualan tiket KA Lokal sebanyak 579.354 tiket atau 62,5?ri total 926.936 tempat duduk.

 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Sampai dengan Selasa 24 Maret pukul 10.00 WIB, PT Kereta Api Indonesia (Persero) telah menjual 4.195.627 tiket kereta api Lebaran atau mencapai 93,3 persen dari total 4.498.696 tempat duduk yang disediakan selama periode 11 Maret hingga 1 April 2026. 

Data ini menunjukkan masyarakat masih menjadikan kereta api sebagai pilihan perjalanan untuk kembali ke kota asal setelah merayakan Idulfitri di kampung halaman.

“Tren perjalanan dengan kereta api terus meningkat sejak pertengahan Maret dan kini memasuki fase arus balik. Masyarakat memanfaatkan kereta api karena lebih nyaman dan terjadwal,” ujar Vice President Corporate Communication KAI Anne Purba dikutip Selasa (24/3/2026).

Anne menjelaskan, penjualan tiket kereta api jarak jauh telah mencapai 3.616.273 tiket atau 101,2?ri total 3.571.760 tempat duduk yang disediakan.

Penjualan tiket KA Lokal tercatat 579.354 tiket atau 62,5?ri total 926.936 tempat duduk, sehingga ketersediaan tempat duduk masih terbuka saat ini.

Selama periode Angkutan Lebaran 11-23 Maret 2026, KAI telah melayani 2.378.680 pelanggan Kereta Api Jarak Jauh dan 441.494 pelanggan KA Lokal, sehingga total mencapai 2.820.174 pelanggan di Pulau Jawa dan Sumatra.

Peningkatan tersebut tercermin pada volume pelanggan dan tingkat okupansi harian KA Jarak Jauh yang terus bergerak naik. Pada 22 Maret tercatat 242.773 pelanggan dengan okupansi 150,7%, kemudian meningkat pada 23 Maret menjadi 246.987 pelanggan dengan okupansi mencapai 154,1 persen.

Baca juga: Mudik Lebih Hemat, KCIC Tebar Diskon Tiket Whoosh hingga Rp100 Ribu

Kemudian, sampai dengan pagi hari ini, sudah ada 225.193 pelanggan KA Jarak Jauh dijadwalkan berangkat dengan okupansi sementara mencapai 137,8%, dan jumlah ini masih berpotensi bertambah.

Kondisi ini juga dipengaruhi oleh pola perjalanan masyarakat yang melakukan mudik setelah pelaksanaan salat Idulfitri di perantauan, sehingga volume perjalanan tetap tinggi pada periode arus balik.

Anne menjelaskan bahwa tingkat okupansi di atas 100% dimungkinkan karena pola perjalanan pelanggan yang dinamis dalam satu rangkaian kereta.

Baca juga: Hari Ini Berlaku One Way Mulai Km 425 Jalan Tol Semarang Seksi ABC Sampai KM 414 GT Kalikangkung

“Dalam satu perjalanan kereta api jarak jauh, satu kursi dapat digunakan oleh lebih dari satu pelanggan pada relasi yang berbeda. Skema ini memungkinkan jumlah pelanggan yang dilayani lebih besar dibandingkan jumlah kursi yang tersedia,” kata Anne.

Tren harian pelanggan KA Jarak Jauh selama periode 11–23 Maret 2026 adalah sebagai berikut:

• 11 Maret: 101.617 pelanggan (63,7%)

• 12 Maret: 126.208 pelanggan (79,2%)

Sumber: Kontan
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda

BizzInsight

Berita Terkini

© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved