Kamis, 16 April 2026

Kredibilitas Data ESG Semakin Penting bagi Akses Pembiayaan Hijau

Pelaku industri menilai pendekatan ESG berbasis pelaporan semata mulai menghadapi keterbatasan

Penulis: Eko Sutriyanto
Editor: Sanusi
Tribunnews.com/HO
TRANSFORMASI ESG - Direktur Utama PT Surveyor Indonesia (Persero), Fajar Wibhiyadi, menilai bahwa transformasi Environmental, Social, and Governance saat ini menuntut pendekatan yang lebih berbasis data dan dapat diverifikasi. Hal ini disampaikan dalam forum diskusi ESG, Dekarbonisasi, dan Masa Depan Bisnis Hijau Indonesia yang diselenggarakan di Bursa Efek Indonesia Jakarta belum lama ini 

Kredibilitas informasi ESG juga dinilai semakin berkaitan dengan akses terhadap pembiayaan berkelanjutan, seperti obligasi hijau dan pinjaman berbasis keberlanjutan.

“Dalam lingkup ESG, kami berperan sebagai akselerator sekaligus mitra dalam mendorong inisiatif keberlanjutan. Secara internal, implementasi ESG dijalankan secara terintegrasi melalui kebijakan keberlanjutan, penguatan tata kelola, serta penyusunan roadmap dan komite ESG,” ujarnya.

Pengalaman lintas sektor menunjukkan bahwa peningkatan kualitas implementasi ESG berpotensi memperkuat posisi perusahaan dalam mengakses pembiayaan berkelanjutan sekaligus meningkatkan daya saing global.

Baca juga: Dorong Pengembangan Instrumen Keuangan Berbasis ESG, Bahana Sekuritas Raih Dua Penghargaan 

“Kami memastikan inisiatif ESG tidak hanya dilaporkan, tetapi juga terukur dan dapat dipercaya. Kolaborasi lintas sektor menjadi kunci agar implementasinya memberi dampak nyata,” kata Fajar.

Ke depan, kata Fajar,  kebutuhan akan infrastruktur kepercayaan dalam ekosistem ESG diperkirakan meningkat seiring berkembangnya pasar karbon dan instrumen keuangan berkelanjutan.

Dalam konteks ini, kredibilitas menjadi faktor pembeda utama dalam menentukan daya saing perusahaan di era ekonomi hijau.

Sumber: Tribunnews.com
Halaman 2/2
Rekomendasi untuk Anda

BizzInsight

Berita Terkini

© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved