Jumat, 17 April 2026

Pemerintah Buka 35.000 Lowongan Kerja untuk Koperasi Merah Putih dan Kampung Nelayan

Panitia Seleksi Nasional SDM Program Hasil Terbaik Cepat membuka lowongan untuk menjaring puluhan ribu tenaga profesional untuk koperasi merah putih.

Penulis: Lita Febriani
Editor: Choirul Arifin
Tribunnews.com/Lita Febriani
REKRUTMEN KARYAWAN KOPDES - Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan menyatakan rekrutmen untuk mengelola Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih dan Kampung Nelayan Merah Putih telah dibuka. Seluruh kandidat yang lolos akan diangkat sebagai pegawai BUMN dengan skema Perjanjian Kerja Waktu Tertentu (PKWT). 

Ringkasan Berita:
  • Panitia Seleksi Nasional SDM Program Hasil Terbaik Cepat (PHTC) resmi membuka rekrutmen nasional untuk menjaring puluhan ribu tenaga profesional untuk bekerja di Koperasi Merah Putih.
  • Pada tahap awal seleksi akan dibuka lowongan untuk 35.476 posisi yang dapat diisi masyarakat dan sebanyak 30.000 posisi untuk posisi Manajer Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih.
 

 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Pemerintah terus mempercepat penguatan ekonomi berbasis desa dan pesisir sebagai bagian dari implementasi Instruksi Presiden Nomor 9 Tahun 2025.

Salah satu langkah konkret yang dilakukan adalah menyiapkan Sumber Daya Manusia (SDM) unggul untuk mengelola Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih dan Kampung Nelayan Merah Putih.

Panitia Seleksi Nasional SDM Program Hasil Terbaik Cepat (PHTC) resmi membuka rekrutmen nasional untuk menjaring puluhan ribu tenaga profesional.

Program ini ditujukan untuk mendukung operasional koperasi desa dan pengembangan kawasan nelayan secara lebih modern dan terstruktur.

Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan menyatakan, pentingnya kehadiran SDM yang kompeten dalam memperkuat kelembagaan ekonomi di tingkat desa, kelurahan, hingga wilayah pesisir. 

"Rekrutmen ini diharapkan menjadi bagian penting dari upaya membangun ekosistem kelembagaan ekonomi desa yang kuat, modern dan berkelanjutan," ungkap Zulkifli dalam keterangan, Rabu (15/4/2026).

Pada tahap awal seleksi akan dibuka lowongan untuk 35.476 posisi yang dapat diisi masyarakat. Dari jumlah tersebut, sebanyak 30.000 posisi untuk posisi Manajer Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih yang akan bekerja di bawah PT Agrinas Pangan Nusantara.

Sementara itu, 5.476 posisi lainnya dialokasikan untuk Pengelola Kampung Nelayan Merah Putih di bawah PT Agrinas Jaladri Nusantara. Seluruh kandidat yang lolos akan diangkat sebagai pegawai BUMN dengan skema Perjanjian Kerja Waktu Tertentu (PKWT).

Baca juga: Resmi Dibuka Lowongan Kerja 30 Ribu Manajer Koperasi Desa atau Koperasi Merah Putih, Minimal D3

Proses pendaftaran dibuka mulai 15 hingga 24 April 2026 melalui situs resmi phtc.panselnas.go.id. Portal tersebut juga menyediakan informasi lengkap mengenai kriteria pelamar, alur seleksi dan ketentuan teknis lainnya.

Rekrutmen ini terbuka bagi lulusan diploma hingga sarjana dari berbagai disiplin ilmu. Adapun syarat umum yang harus dipenuhi di antaranya usia maksimal 35 tahun dan memiliki indeks prestasi kumulatif (IPK) minimal 2,75.

Dalam pelaksanaannya, seleksi dilakukan dengan pendekatan merit system, yang menekankan aspek kompetensi, transparansi dan keadilan. Dengan mekanisme ini, setiap peserta memiliki peluang yang sama tanpa adanya perlakuan khusus.

Pemerintah juga mengingatkan masyarakat untuk waspada terhadap praktik penipuan selama proses rekrutmen berlangsung.

Baca juga: Mitsubishi Fuso Dapat Pesanan 20.600 Truk dari Agrinas untuk Koperasi Merah Putih

Tidak ada jalur khusus, tidak ada titipan dan tidak ada pihak yang dapat menjamin kelulusan peserta. Bila ada pihak yang meminta imbalan atau menjanjikan kelulusan, maka hal tersebut merupakan bentuk penipuan. Informasi resmi hanya disampaikan melalui kanal resmi Panitia Seleksi Nasional, termasuk laman phtc.panselnas.go.id.

Pelaksanaan seleksi ini melibatkan berbagai kementerian dan lembaga, serta dikoordinasikan oleh BP BUMN.

Sumber: Tribunnews.com
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda

BizzInsight

Berita Terkini

© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved