Kamis, 23 April 2026

Budaya Kerja Unggul Antar InJourney Raih Sertifikasi Great Place to Work 2026

InJourney raih Great Place to Work 2026 dengan 91% karyawan puas, bukti budaya kerja unggul dan komitmen pengembangan SDM berdaya saing global.

Editor: Content Writer
Dok. InJourney Airports
PRESTASI GPTW 2026 - InJourney raih Great Place to Work 2026 dengan 91% karyawan puas, bukti budaya kerja unggul dan komitmen pengembangan SDM berdaya saing global. 

TRIBUNNEWS.COM – Holding BUMN sektor aviasi dan pariwisata, PT Aviasi Pariwisata Indonesia (Persero) atau InJourney, kembali menegaskan komitmennya dalam melakukan transformasi secara menyeluruh, salah satunya dengan membangun budaya kerja unggul dan berdaya saing global.

Berdasarkan hasil survei Great Place To Work®️ (GPTW) Trust Index©️ 2026, sebanyak 91 persen karyawan menyatakan InJourney sebagai salah satu perusahaan tempat bekerja yang hebat (Great Place to Work) dengan rata-rata skor model mencapai 81%. 

Survei ini melibatkan 6.394 responden dan lebih dari 15.000 masukan terbuka dengan mengukur tiga dimensi utama budaya kerja unggul, yaitu: Trust (kepercayaan), Pride (kebanggaan), dan Camaraderie (kebersamaan).

Sebanyak 91% karyawan menyatakan bahwa pekerjaan mereka memiliki makna lebih dari sekadar rutinitas dan 90% merasa bangga menjadi bagian dari InJourney Group.

Sebanyak 93% responden juga menyebut bahwa mereka merasa disambut dengan baik sejak hari pertama bergabung. Hal ini menjadi indikasi kuat bahwa fondasi budaya inklusif telah tertanam secara sistematis. 

Direktur Utama InJourney, Maya Watono, menegaskan bahwa pencapaian ini bukan sekadar hasil survei, melainkan refleksi dari transformasi fundamental yang berbasis people.

"Di InJourney, kami meyakini bahwa keberhasilan transformasi ekosistem aviasi dan pariwisata sangat ditentukan oleh kualitas manusianya. Oleh karena itu, kami secara konsisten menumbuhkan budaya kerja yang inklusif, kolaboratif, dan berlandaskan nilai gotong royong. Kami ingin setiap insan InJourney tak hanya bekerja untuk hari ini, tetapi juga meninggalkan legacy bagi generasi mendatang dan membangun fondasi pariwisata Indonesia yang lebih kuat, berdaya saing global, dan berkelanjutan,” tutur Direktur Utama InJourney, Maya Watono. 

Baca juga: Direktur Utama InJourney Airports Mohammad R. Pahlevi Resmi Menjadi Anggota Dewan ACI APAC & MID

Buah dari Upaya Membangun SDM Unggul

Sementara itu, Direktur SDM dan Digital InJourney, Herdy Harman, menjelaskan bahwa keberhasilan ini tak lepas dari penguatan daya saing SDM. 

“Kami percaya bahwa keunggulan kompetitif perusahaan bertumpu pada kualitas manusianya. Karena itu, InJourney membangun ekosistem pengembangan talenta berkelas dunia yang berorientasi pada global best practice, kolaborasi internasional dan experiential learning. Ini adalah investasi jangka panjang untuk memastikan SDM Indonesia mampu menjadi motor penggerak transformasi aviasi dan pariwisata kelas dunia,” jelas Herdy. 

Meski InJourney baru berusia 4 tahun, namun capaian ini tak terlepas dari transformasi yang dilakukan InJourney bersama anak perusahaannya dalam membangun SDM unggul melalui internalisasi budaya Melayani Sepenuh Hati dan Customer-Orientation sebagai kompetensi inti di seluruh lini organisasi.

InJourney menerapkan pendekatan end-to-end sustainable development framework dengan InJourney Future Leader Programs yang mencakup kompetensi profesional, fungsional, dan kepemimpinan di seluruh siklus karier karyawan, mulai dari program onboarding hingga pucuk kepemimpinan.

Inisiatif ini menjadi fondasi strategis dalam membangun SDM unggul yang mampu bersaing di tingkat global. 

Salah satu langkah konkret diwujudkan melalui kolaborasi strategis GM Airport Academy bersama Incheon International Airport.

Program ini dirancang untuk mempercepat transformasi kepemimpinan di sektor kebandarudaraan dengan membekali para General Manager dengan perspektif global, serta mendorong pergeseran pola pikir operasional menuju CEO Mindset untuk memberikan layanan terbaik di seluruh bandara Indonesia yang menjadi wajah ekosistem aviasi dan pariwisata bangsa. 

Di sisi lain, InJourney juga mengimplementasikan Training of Trainers dalam skala nasional melalui program Indonesian Hospitality Training. Program ini menargetkan seluruh karyawan untuk menginternalisasi nilai hospitality khas Indonesia.

Dengan pendekatan ini, lebih dari 8.000 frontline diharapkan mampu menghadirkan layanan berstandar dunia pada tahun 2025. 

Baca juga: “The Meru Sanur” Hotel Kelolaan InJourney Raih Penghargaan Best New Hotel Indonesia 2026

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda

BizzInsight

Berita Terkini

© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved