Kecelakaan Kereta di Bekasi Timur
Tiga Pernyataan Kemenhub Atas Insiden KA Argo Bromo Anggrek Tabrak KRL di Bekasi Timur
KA Argo Bromo Anggrek diduga melanggar sinyal merah menjelang Stasiun Bekasi Timur, Senin malam, sekitar 21.00 WIB, 27 April 2026.
Ringkasan Berita:
- Penyebab utama insiden ini diduga berawal dari sebuah taksi online Green SM yang tertemper KRL Commuter Line di perlintasan rel kereta sekitar 200 meter dari Stasiun Bekasi Timur, Senin (27/4/2026) malam.
- KA Argo Bromo Anggrek diduga melanggar sinyal merah menjelang Stasiun Bekasi Timur, Senin malam, sekitar 21.00 WIB, 27 April 2026.
TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Insiden kecelakan Kereta Api Argo Bromo Anggrek relasi Stasiun Gambir-Stasiun pasar Turi Surabaya menabrak KRL Commuter Line TM 5568A yang sedang berhenti di peron menimbulkan keprihatinan mendalam.
KA Argo Bromo Anggrek diduga melanggar sinyal merah menjelang Stasiun Bekasi Timur, Senin malam, sekitar 21.00 WIB, 27 April 2026.
Penyebab utama insiden ini diduga berawal dari sebuah taksi online Green SM yang tertemper KRL di perlintasan rel kereta sekitar 200 meter dari Stasiun Bekasi Timur, Senin (27/4/2026) malam.
Kementerian Perhubungan menyampaikan 3 hal terkait peristiwa tersebut.
Pertaa, Kementerian Perhubungan menyampaikan keprihatinannya atas insiden yang melibatkan dua layanan kereta api di wilayah Stasiun Bekasi Timur pada Senin (27/4).
Kedua, Kemenhub memastikan evakuasi dilakukan secara cepat dengan mengutamakan keselamatan korban terdampak. Saat ini, Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi tengah berada di lokasi untuk memastikan proses evakuasi berjalan lancar.
Ketiga, pendataan jumlah korban masih terus dilakukan. Kemenhub akan terus berkoordinasi secara intensif dengan seluruh pihak terkait untuk memastikan proses evakuasi berjalan optimal seiring perkembangan di lapangan.
Selain itu, Kemenhub juga mendukung langkah-langkah investigasi dari KNKT dan pihak terkait guna mendalami penyebab insiden tersebut.
Presiden Prabowo Subianto menjenguk para korban kecelakaan ini di RSUD Kota Bekasi, Jawa Barat, Selasa (28/4/2026) pagi.
Pantauan Tribunnews.com di lokasi, Presiden Prabowo tiba sekitar pukul 08.38 WIB dengan menaiki mobil dinas kepresidenan buatan dalam negeri, Maung RI 1.
Kedatangan orang nomor satu di Indonesia ini sontak menyita perhatian warga dan keluarga korban yang berada di area rumah sakit.
Mengenakan pakaian safari khasnya berwarna cokelat muda dipadu dengan peci hitam, Presiden tampak didampingi oleh Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi dan Sekretaris Kabinet (Seskab) Teddy Indra Wijaya.
Setibanya di depan Gedung C RSUD Bekasi, Presiden Prabowo langsung disambut oleh Wali Kota Bekasi Tri Ardhianto, beserta jajaran pejabat Jasa Raharja, dan lainnya.
Tanpa banyak bicara, Presiden langsung bergegas masuk menuju ruang perawatan intensif.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/Evakuasi-Korban-Tabrakan-Kereta-di-Stasiun-Bekasi-Timur_20260428_090655.jpg)