Rabu, 29 April 2026

Ancaman Krisis Energi

Konsumsi BBM Tembus 1,52 Juta Barel, Pemerintah Genjot Kedaulatan Energi

Kemandirian dalam memenuhi kebutuhan energi menjadi kunci utama menghadapi dinamika global saat ini.

Tayang:
Tribunnews.com/Lita Febriani
KENDARAAN LISTRIK - Staf Ahli Menteri ESDM Bidang Perencanaan Strategis Kementerian ESDM Jisman P. Hutajulu di acara EV Transition in Mining Industry Outlook 2026, Jakarta Selatan, Rabu (29/4/2026). (Tribunnews.com/Lita Febriani). 

Sementara pilar keempat adalah transformasi pembangkit listrik dari berbasis BBM atau gas menuju pembangkit listrik tenaga surya (PLTS) yang didukung sistem penyimpanan energi baterai (Battery Energy Storage System/BESS).

Program konversi kendaraan menjadi salah satu fokus utama. Jisman menyebut setiap kendaraan yang dikonversi ke listrik mampu menghemat konsumsi BBM hingga 267 liter per tahun, serta menurunkan beban subsidi sekitar Rp 500.000 per unit per tahun.

"Program ini telah kami implementasikan pada periode 2023 hingga 2024 dengan total 2.250 unit kendaraan yang berhasil dikonversi. Ke depan, kami tengah menyusun skema lanjutan agar program ini diperluas secara masif," jelasnya.

Jisman menilai perkembangan kendaraan listrik di Indonesia mulai memasuki fase pertumbuhan pesat. Berdasarkan pengalaman negara lain seperti Norwegia dan Tiongkok, adopsi EV umumnya tumbuh secara linear selama lima hingga enam tahun sebelum melonjak secara eksponensial.

"Jadi kita di Indonesia, ya kemungkinan tahun ini kita sudah masuk eksponensial. Kita bisa melihat kendaraan-kendaraan listrik di jalanan sudah banyak, mudah-mudahan bisa berlanjut terus," ucap Jisman.

Menurutnya, peningkatan adopsi kendaraan listrik juga didukung oleh kesiapan infrastruktur, khususnya Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU) yang terus diperluas oleh PLN.

Keberadaan infrastruktur ini dinilai mampu menghapus kekhawatiran masyarakat terkait penggunaan kendaraan listrik.

"Kalau dulu mungkin orang masih berpikir 'mana SPKLU-nya?'. Sekarang rasanya sudah hilang. Lingkaran ayam dan telur itu sudah berhenti, SPKLU-nya sudah ada dan tumbuhlah EV-nya. Itulah yang terjadi sekarang," terang Jisman.

 

Sumber: Tribunnews.com
Halaman 2/2
Rekomendasi untuk Anda

BizzInsight

Berita Terkini

© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved