Jumat, 1 Mei 2026

Bulog Pastikan Distribusi Minyakita Tetap Lancar, Perkuat Jaringan Pasok

Bulog mendorong penguatan sistem distribusi yang lebih efisien dan tepat sasaran serta menambah kapasitas gudang penyimpanan minyak. 

Tayang:
(DOK. OXVA)/dok.
MINYAKITA - Bulog mendorong penguatan sistem distribusi Minyakita yang lebih efisien dan tepat sasaran serta menambah kapasitas gudang penyimpanan minyak.  
Ringkasan Berita:
  • Perum Bulog memastikan distribusi Minyakita berjalan berkelanjutan.
  • Penyaluran dilakukan melalui berbagai saluran untuk menjaga harga dan akses masyarakat.
  • Bulog perkuat koordinasi, efisiensi distribusi, dan kapasitas gudang demi stabilitas pangan.
 

 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Perum Bulog memastikan distribusi minyak goreng rakyat Minyakita berjalan secara berkelanjutan sebagai bagian dari upaya menjaga stabilitas pasokan dan harga pangan nasional. 

Direktur Operasi Perum Bulog, Andi Afdal mengatakan, sebagai operator distribusi, Bulog secara konsisten memastikan penyaluran Minyakita tetap menjangkau masyarakat melalui berbagai saluran distribusi.

“Distribusi Minyakita tetap kami jalankan secara terukur dan berkelanjutan. Bulog juga terus memperkuat koordinasi dengan seluruh pemangku kepentingan guna memastikan kelancaran pasokan di berbagai wilayah terlebih di wilayah yang memiliki tantangan medan distribusi seperti di Indonesia Timur,” ujar Andi dikutip Jumat (1/5/2026).

Baca juga: Stok Minyakita Tiba di Papua 2 Hari Lagi, Harga di Jawa Timur Meroket

Andi mengatakan, penyaluran Minyakita oleh Bulog dilakukan melalui berbagai saluran dan jaringan. Langkah ini dilakukan untuk menjaga keterjangkauan harga serta memastikan masyarakat tetap mendapatkan akses terhadap minyak goreng bersubsidi.

Bulog juga terus mendorong penguatan sistem distribusi yang lebih efisien dan tepat sasaran serta menambah kapasitas gudang penyimpanan minyak. 

Ia menyampaikan, upaya ini bertujuan untuk meningkatkan akses masyarakat, menjaga stabilitas harga sesuai ketentuan dan memastikan distribusi lebih merata.

“Bulog akan terus hadir menjalankan mandat pemerintah dalam menjaga ketersediaan dan keterjangkauan pangan bagi masyarakat,” tutur Andi.

Mengutip TribunBanyumas, Minyakita di pasar tradisional Purwokerto, Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah.

Pedagang sembako, Roni (60) mengatakan, sudah satu bulan tokonya tidak mendapatkan distribusi Minyakita.

Padahal biasanya distribusi dilakukan dua kali dalam satu bulan. 

Jumlah distribusinya memang mengalami penurunan, diawal sebanyak 70 karton, turun jadi 40 karton, turun lagi jadi 30 karton, terakhir jadi 10 karton.

"Sampai sekarang belum lagi. Satu karton itu berisi 6 kemasan berukuran 2 liter, sehingga satu karton totalnya 12 liter," katanya kepada Tribunbanyumas.com, Jumat (1/5/2026).

Roni mengaku heran, keberadaan Minyak Kita menjadi langka setelah harga minyak goreng non subsidi mengalami kenaikan imbas konflik global dan mahalnya harga plastik. 

Sumber: Tribunnews.com
Rekomendasi untuk Anda

BizzInsight

Berita Terkini

© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved