Rabu, 13 Mei 2026

BTN Gandeng MKP Dorong Digitalisasi Pariwisata Bali

Mulai dari pemesanan tiket wisata dan transportasi, pembayaran digital, hingga berbagai kebutuhan transaksi selama berada di destinasi wisata.

Tayang:
Penulis: Sanusi
HO/IST
Penguatan ekosistem wisata digital tersebut juga akan terintegrasi dengan Bale by BTN sebagai super apps milik perseroan. Melalui Bale by BTN, wisatawan nantinya dapat mengakses berbagai layanan dalam satu platform. Mulai dari pemesanan tiket wisata dan transportasi, pembayaran digital, hingga berbagai kebutuhan transaksi selama berada di destinasi wisata. 

Ringkasan Berita:
  • BTN menggandeng MKP untuk digitalisasi pariwisata Bali melalui integrasi ticketing dan layanan keuangan digital.
  • Kolaborasi ini memperkuat ekosistem wisata modern dengan dukungan Bale by BTN sebagai super apps terintegrasi.

 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA – PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk (BTN) terus memperluas layanan berbasis ekosistemnya. Terbaru, perseroan menggandeng PT Mitra Kasih Perkasa (MKP) melalui kemitraan strategis untuk mendorong digitalisasi sektor pariwisata Bali.

Yakni melalui pengembangan sistem ticketing terintegrasi serta layanan keuangan digital di destinasi dan pelabuhan wisata di Bali.

Direktur Utama BTN Nixon LP Napitupulu mengatakan, kerja sama ini menjadi bagian dari strategi BTN dalam memperluas layanan berbasis ekosistem.

Khususnya pada sektor pariwisata yang memiliki potensi transaksi tinggi dan melibatkan banyak pelaku usaha lokal. BTN tidak hanya hadir sebagai penyedia layanan perbankan, tetapi juga menjadi bagian dari keseluruhan perjalanan wisatawan.

Baca juga: Dukung Pertumbuhan Ekonomi Daerah dan Layanan Publik, BTN Gandeng Pemkab Tapanuli Utara

Menurut Nixon, penguatan ekosistem wisata digital tersebut juga akan terintegrasi dengan Bale by BTN sebagai super apps milik perseroan. Melalui Bale by BTN, wisatawan nantinya dapat mengakses berbagai layanan dalam satu platform.

Mulai dari pemesanan tiket wisata dan transportasi, pembayaran digital, hingga berbagai kebutuhan transaksi selama berada di destinasi wisata.

"Bale by BTN kami dorong menjadi platform yang tidak hanya melayani kebutuhan perbankan, tetapi juga mendukung lifestyle dan transaction ecosystem masyarakat, termasuk sektor pariwisata," jelas Nixon dalam acara penandatanganan MoU layanan keuangan digital wisata di Menara 2 BTN, Jakarta, Senin (11/5).

Dalam kolaborasi tersebut, MKP berperan sebagai penyedia sistem ticketing terintegrasi. Sementara itu, BTN menjadi exclusive banking partner yang mendukung transaksi tunai maupun non-tunai. Seluruh proses settlement juga ditempatkan pada rekening BTN untuk memperkuat ekosistem keuangan yang lebih terintegrasi dan efisien.

BTN juga akan menghadirkan berbagai kanal layanan perbankan di kawasan wisata dan pelabuhan. Di antaranya ATM dan CRM BTN, layanan pembayaran melalui EDC dan QRIS BTN bagi merchant dan UMKM, hingga berbagai layanan transaksi digital lainnya.

Selain itu, BTN memperoleh peran sebagai exclusive branding partner dengan eksposur merek pada berbagai titik interaksi wisatawan. Mulai dari area pelabuhan, ticketing gate, boarding pass, signage kawasan wisata, area tunggu penumpang, hingga fasilitas pendukung lainnya.

"Kemitraan ini merupakan langkah strategis BTN dalam memperluas kehadiran layanan keuangan pada sektor dengan aktivitas dan potensi transaksi yang tinggi. BTN tidak hanya hadir sebagai penyedia layanan perbankan, tetapi juga menjadi bagian dari keseluruhan customer journey wisatawan melalui integrasi pembayaran, ticketing, hingga layanan merchant di kawasan destinasi," terang Nixon.

Inisiatif tersebut membuka peluang pertumbuhan transaksi, penghimpunan dana, serta penguatan basis nasabah dalam ekosistem pariwisata. Di sisi lain, dukungan kapabilitas digital dan jaringan layanan BTN juga diharapkan dapat meningkatkan kualitas layanan serta efisiensi operasional kawasan wisata.

"Kami optimistis kerja sama ini dapat menciptakan nilai bisnis yang saling menguntungkan dan berkelanjutan bagi kedua belah pihak,” kata Nixon.

Dia menambahkan, sektor pariwisata Bali memiliki potensi besar untuk dikembangkan melalui layanan keuangan dan transaksi digital yang terintegrasi. Apalagi, pada 2025 jumlah kunjungan wisatawan domestik dan mancanegara ke Bali mencapai sekitar 16,3 juta orang dengan kontribusi devisa pariwisata sebesar Rp176 triliun.

Sumber: Tribunnews.com
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda

BizzInsight

Berita Terkini

© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved