Kamis, 14 Mei 2026

Ancaman Krisis Energi

Komisi XII DPR Dorong RI Jadi Hub Storage Minyak Kawasan ASEAN

Bambang Patijaya, mendukung langkah pemerintah melalui Menteri ESDM Bahlil Lahadalia yang menawarkan Indonesia sebagai pusat storage.

Tayang:
Penulis: Chaerul Umam
Editor: Wahyu Aji
istimewa
PUSAT CADANGAN MINYAK - Ketua Komisi XII DPR RI dari Fraksi Partai Golkar, Bambang Patijaya, mendukung langkah pemerintah melalui Menteri ESDM Bahlil Lahadalia yang menawarkan Indonesia sebagai pusat storage cadangan minyak kawasan ASEAN.  

Ringkasan Berita:
  • Bambang Patijaya mendukung langkah Bahlil Lahadalia yang menawarkan Indonesia sebagai pusat storage cadangan minyak ASEAN, untuk memperkuat ketahanan energi nasional dan regional.
  • Indonesia dinilai punya keunggulan geografis strategis karena berada di jalur perdagangan energi dunia, sehingga berpeluang menjadi pusat logistik dan infrastruktur energi kawasan ASEAN.
  • Rencana pembangunan storage minyak, khususnya di Sumatera, diproyeksikan memperkuat cadangan energi, membuka investasi baru.

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Ketua Komisi XII DPR RI dari Fraksi Partai Golkar, Bambang Patijaya, mendukung langkah pemerintah melalui Menteri ESDM Bahlil Lahadalia yang menawarkan Indonesia sebagai pusat storage cadangan minyak kawasan ASEAN

Menurutnya, langkah tersebut menjadi peluang strategis untuk memperkuat ketahanan energi nasional sekaligus meningkatkan peran Indonesia dalam rantai pasok energi regional.

Bambang mengatakan, kondisi geopolitik global yang terus berubah dan ketidakpastian pasokan energi dunia membuat kawasan ASEAN membutuhkan sistem cadangan energi yang lebih kuat dan terintegrasi.

 

Indonesia dinilai memiliki modal geografis yang sangat mendukung untuk mengambil posisi tersebut.

“Indonesia memiliki keunggulan geografis yang sangat penting, terutama karena berada di jalur perdagangan energi dunia. Ini menjadi momentum bagi Indonesia untuk memperkuat peran strategisnya dalam sistem ketahanan energi kawasan ASEAN,” kata Bambang, dalam keterangannya, Rabu (13/5/2026).

Bambang menilai pembangunan storage minyak di Sumatera akan memberi dampak luas, mulai dari penguatan cadangan energi nasional hingga pengembangan sektor logistik dan industri energi nasional. 

Selain itu, proyek tersebut juga dinilai dapat membuka peluang investasi strategis di bidang infrastruktur energi.

Menurut Bambang, pengembangan storage minyak berskala besar sangat penting di tengah tantangan energi global yang dipengaruhi faktor geopolitik, gangguan rantai pasok, serta fluktuasi harga minyak dunia.

Sebab itu, kapasitas storage dan cadangan energi menjadi instrumen penting dalam menjaga stabilitas energi nasional maupun kawasan.

Ia menambahkan, langkah pemerintah sejalan dengan Peraturan Presiden Nomor 96 Tahun 2024 tentang Cadangan Penyangga Energi yang menekankan pentingnya penyediaan cadangan energi nasional guna menjaga keberlanjutan dan ketahanan energi di seluruh wilayah Indonesia.

“Kita berharap inisiatif ini dapat memperkuat posisi Indonesia tidak hanya sebagai pasar energi, tetapi juga sebagai pusat infrastruktur dan logistik energi kawasan ASEAN,” pungkas legislator asal Bangka Belitung tersebut.

Sebelumnya, Menteri ESDM Bahlil Lahadalia mengungkapkan negara-negara ASEAN tengah menyiapkan kerja sama strategis untuk membangun hub storage atau pusat cadangan minyak kawasan sebagai langkah menghadapi ketidakpastian geopolitik global dan menjaga ketahanan energi regional.

Ia mengatakan, pembahasan tersebut mengemuka dalam Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) ASEAN di Filipina yang dihadirinya saat mendampingi Presiden Prabowo Subianto beberapa waktu lalu.

“Di Asia Tenggara, kita kemarin merumuskan dua hal. Kita bikin ada hub untuk storage cadangan minyak untuk ASEAN. Tapi juga, kita melakukan kerja sama dengan Malaysia, Brunei, Filipina, dan Indonesia,” kata Bahlil saat ditemui di Sekretariat Kementerian ESDM, Jakarta, Senin (11/5/2026).

Baca juga: Negara yang Memiliki Cadangan Minyak Darurat Terbesar Dunia

Terkait dengan pembangunan hub storage cadangan minyak regional yang akan menopang kebutuhan energi negara-negara Asia Tenggara ini, Bahlil mengungkapkan Indonesia menawarkan diri menjadi lokasi pembangunan fasilitas cadangan minyak tersebut.

Sumber: Tribunnews.com
Rekomendasi untuk Anda

BizzInsight

Berita Terkini

© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved