Dinamika Nilai Rupiah Jadi Momentum Percepat Swasembada Pangan dan Energi
Partai Golkar meminta pemerintah segera menyiapkan langkah moneter dan fiskal secara simultan untuk menjaga stabilitas ekonomi nasional.
“Saatnya kita lebih bijak dalam mengendalikan impor, termasuk mengurangi konsumsi barang-barang impor yang nilainya sangat bergantung pada mata uang dolar,” ucapnya.
Di akhir pernyataannya, Abdul Rahman menegaskan dukungan terhadap agenda Presiden Prabowo Subianto dalam mendorong swasembada pangan dan kemandirian energi.
Menurutnya, kemandirian pangan dan energi akan menjadi benteng utama Indonesia menghadapi gejolak ekonomi global dan tekanan nilai tukar.
Baca juga: Rupiah Menguat ke Rp 17.475 per Dolar AS, Pasar Tunggu Sikap BI dan Data Inflasi AS
“Jika Indonesia mandiri dalam pangan dan energi, maka kita tidak akan mudah terganggu oleh gonjang-ganjing perubahan nilai tukar mata uang. Ini akan memperkuat kondisi ekonomi nasional,” pungkasnya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/Abdul-Rahman-Farisi-111.jpg)