Selasa, 2 Juni 2026

Ekonom Paramadina Soroti 8 Peringatan The Economist untuk Pemerintahan Prabowo

Pembentukan Danantara dinilai terlalu dibebani banyak tugas di saat institusi tersebut masih dalam tahap awal pengembangan.

Tayang:
Tribunnews.com/Lita Febriani
LAPORAN THE ECONOMIST - Diskusi bertajuk "Menakar Akurasi Laporan The Economist: Apakah Indonesia Menuju Jurang?", Jakarta Selatan, Jumat (22/5/2026). (Tribunnews.com/Lita Febriani). 

Poin keenam soal kepastian iklim berusaha. Wijayanto juga mengingatkan kondisi iklim usaha nasional yang menurutnya kini bukan lagi sekadar tidak pasti, tetapi mulai menimbulkan ketakutan di kalangan pelaku usaha.

"Dulu iklim berusaha kita tidak pasti, sekarang iklim berusaha kita menakutkan. Ada banyak kasus kriminalisasi kebijakan," ucapnya.

Menurut dia, situasi tersebut membuat banyak investor memilih sektor bisnis dengan rantai pasok pendek dan risiko lebih rendah dibanding sektor manufaktur berteknologi tinggi.

Poin ketujuh, Wijayanto menyoroti praktik penegakan hukum yang dinilai tebang pilih dan poin kedelapan adalah kondisi demokrasi yang disebutnya tengah memasuki "musim dingin".

"Kita juga bisa melihat dari peran DPR yang tidak ada lagi dinamika, tidak ada lagi kritik dan lain sebagainya," ungkapnya.

 

 

Sesuai Minatmu
Sumber: Tribunnews.com
Halaman 2/2
Rekomendasi untuk Anda

BizzInsight

Berita Terkini

© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved