Selasa, 2 Juni 2026

Harga Saham

IHSG Dibayangi Merosotnya Nilai Tukar Rupiah, Investor Asing Masih Angkat Kaki

Pelemahan dan larinya investor asing dari pasar saham Indonesia dipengaruhi oleh sentimen global dan domestik.

Tayang:
Tribunnews/Jeprima
IHSG - Pengunjung bermain handphone di depan layar digital pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia (BEI), Jakarta Pusat. IHSG pada Jumat (29/5/2026) ditutup di level 6.127 atau melemah kurang lebih 0,52% dibandingkan pekan sebelumnya. 

Pertemuan Federal Open Market Committee (FOMC) pada pertengahan Juni berpotensi menjadi katalis terbesar bulan ini. 

Ia menyebut, investor akan menunggu sinyal terbaru mengenai arah suku bunga dan prospek inflasi Amerika Serikat.

"Sikap The Fed yang masih cenderung hawkish berpotensi mempertahankan kekuatan dolar AS dan membatasi arus modal menuju pasar negara berkembang. Sebaliknya, apabila terdapat indikasi bahwa tekanan inflasi mulai mereda dan peluang penurunan suku bunga semakin terbuka pada paruh kedua tahun ini, aset-aset berisiko termasuk pasar saham Indonesia dapat memperoleh sentimen positif," tuturnya.

Hal yang sama juga disampaikan, Senior Market Chartist Mirae Asset Sekuritas, Nafan Aji Gusta.

Nafan menilai depresiasi rupiah menjadi salah satu faktor utama yang membayangi pergerakan IHSG dalam jangka pendek. 

Menurutnya, pelemahan rupiah dipengaruhi kombinasi penguatan dolar AS, dinamika geopolitik global, dan repatriasi dividen investor asing.

“Jika pelemahan rupiah berlangsung agresif, biasanya diikuti aksi jual bersih investor asing,” katanya.

Nafan menambahkan, saham-saham perbankan berkapitalisasi besar berpotensi menjadi penekan utama IHSG karena memiliki bobot dominan dalam indeks.

Meski demikian, ia menilai fundamental sektor perbankan domestik masih cukup solid dengan margin bunga bersih dan permodalan yang tetap kuat.

Sesuai Minatmu
Sumber: Tribunnews.com
Halaman 2/2
Rekomendasi untuk Anda

BizzInsight

Berita Terkini

© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved