Indeks Harga Saham Gabungan
Sesi 1 IHSG 10 Juni 2026: Rally Hijau Lanjut, Ditutup Menguat 2,34 Persen
IHSG sukses mempertahankan laju positifnya di zona hijau hari ini dengan menyentuh level 5.883,71 atau melesat sebesar 2,34 persen.
Ringkasan Berita:
- Pada akhir sesi pertama perdagangan 10 Juni 2026, IHSG ditutup menguat signifikan sebesar 2,34 persen (naik 134,58 poin) dan bertengger kokoh di level 5.881,23.
- Tren positif ini merata pada indeks-indeks utama lainnya, ditandai dengan kenaikan LQ45 sebesar 2,46 persen, ISSI yang menguat 2,03 persen, serta IDX30 yang melonjak tajam 2,60 persen.
- Perputaran dana fantastis di bursa dimotori oleh saham-saham berkapitalisasi besar, dengan BBCA mencatat nilai transaksi tertinggi sebesar Rp2,32 triliun
TRIBUNNEWS.COM - Pasar modal Indonesia kembali melanjutkan tren momentum rally pada sesi pertama perdagangan pada Rabu hari ini (10/6/2026).
Di akhir sesi pertama perdagangan, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) sukses mempertahankan laju positifnya di zona hijau, memberikan angin segar bagi para investor di bursa domestik.
Performa Gemilang Indeks Utama
Laju menghijau pasar saham pada pertengahan hari ini sejalan dengan tren pembelian yang masif.
Berdasarkan tangkapan grafik ringkasan pasar pada pukul 11.59 WIB, IHSG sempat menyentuh level 5.883,71 atau melesat sebesar 2,34 persen.
Sementara itu, merujuk pada data akhir terminal perdagangan sesi pertama, IHSG secara meyakinkan ditutup kokoh pada level 5.881,23. Angka ini menandakan lonjakan sebesar 134,58 poin dari penutupan sebelumnya.
Hawa positif ini tidak hanya dirasakan oleh IHSG, melainkan juga merata pada indeks-indeks unggulan lainnya.
Indeks LQ45 yang berisi jajaran saham paling likuid turut menorehkan rapor biru dengan bertengger di level 583,33, yang berarti mengalami apresiasi sebesar 14,01 poin atau naik 2,46 persen.
Saham-saham berbasis syariah juga tak mau ketinggalan momentum.
Indeks Saham Syariah Indonesia (ISSI) ditutup menguat ke level 200,84, naik 3,99 poin atau sekitar 2,03 persen.
Selain itu, Indeks IDX30 yang memuat 30 saham berkapitalisasi pasar besar dan paling likuid turut mencatatkan lonjakan tajam sebesar 2,60 persen hingga menginjak level 331,05.
Baca juga: Tak Ada Pergantian Menkeu, Pengamat Tanggapi Rupiah dan IHSG yang Kompak Menguat
Saham Perbankan dan Energi Pimpin Transaksi
Penguatan tajam indeks-indeks utama pada sesi pertama ini turut ditopang oleh perputaran dana yang terbilang sangat fantastis.
Di balik meroketnya IHSG, terdapat sejumlah saham berkapitalisasi besar (big caps) yang menjadi motor penggerak utama alias penyumbang nilai transaksi terbesar.
Saham PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) menempati posisi teratas sebagai saham paling diburu dengan nilai transaksi mencapai Rp2,32 triliun.
Saham emiten perbankan swasta terbesar ini diperdagangkan dengan volume 433,15 juta lembar dan stabil berada di harga Rp5.450 per lembar.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/indeks-harga-saham-gabungan-ihsg-di-gedung-bursa-efek-indonesia-bei.jpg)