Jumat, 12 Juni 2026

Indeks Harga Saham Gabungan

Kumat Merah Lagi, Sesi 1 IHSG 11 Juni 2026 Turun 1,91 Persen ke Level 5.789

Jika melihat grafik pergerakan sejak pagi, indeks sebenarnya sempat mencoba menembus level psikologis 6.000 dengan titik tertinggi di 6.010,48.

Tayang:
Penulis: Bobby W
Tribunnews/JEPRIMA
ILUSTRASI SAHAM - Pengunjung memotret layar pergerakan saham di Bursa Efek Indonesia (BEI), Jakarta, Selasa (21/5/2024). Rally bullish Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) selama dua hari belakangan ini akhirnya berakhir pada perdagangan sesi pertama hari Kamis ini (11/6/2026).Berdasarkan data penutupan sesi pertama, IHSG anjlok cukup dalam hingga 1,91 persen, ditutup pada level 5.789,40.  Tribunnews/Jeprima 

Meski pergerakannya sangat aktif, harga saham BBCA terpantau stagnan atau tidak mengalami perubahan persentase dan menetap di harga Rp5.650 per lembar.

Posisi kedua ditempati oleh PT Chandra Asri Pacific Tbk (TPIA) dengan nilai transaksi Rp1,27 triliun.

Sayangnya, tingginya aktivitas transaksi ini diiringi dengan aksi jual yang agresif, membuat harga saham TPIA ambrol hingga 10,22 persen ke level Rp1.625 per lembar.

Menyusul di bawahnya adalah dua raksasa perbankan pelat merah, yakni PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BBRI) dan PT Bank Mandiri (Persero) Tbk (BMRI).

BBRI mencatatkan nilai transaksi sebesar Rp922,8 miliar namun harganya harus terkoreksi turun 3,47 persen menjadi Rp2.780.

Setali tiga uang, saham BMRI dengan nilai transaksi Rp810,1 miliar juga mengalami penurunan sebesar 1,42 persen dan ditutup pada harga Rp4.180.

Baca juga: Investasi Emas di Tengah BI Rate dan Harga BBM Naik Masih Aman? Ekonom: Saham Amburadul

Rapor Emiten Lainnya

Pelemahan tajam juga menimpa beberapa emiten berkapitalisasi besar lainnya.

Saham PT Dian Swastatika Sentosa Tbk (DSSA) menjadi salah satu yang terpuruk paling dalam pada sesi ini, dengan penurunan tajam mencapai 10,76 persen ke harga Rp705 per lembar, diiringi nilai transaksi sebesar Rp563,3 miliar.

Fenomena serupa juga terjadi pada PT Aneka Tambang Tbk (ANTM) yang tidak luput dari koreksi, turun 2,91 persen ke posisi Rp2.670 per lembar dengan nilai transaksi mencapai Rp455,5 miliar.

Begitu pula dengan emiten tambang PT Bumi Resources Tbk (BUMI) yang melemah 4,86 persen ke harga Rp137.

Meski bursa didominasi warna merah, masih ada anomali yang membawa angin segar bagi sebagian investor.

Saham PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk (TLKM) berhasil melawan arus pelemahan pasar.

Di saat saham-saham blue chip lainnya berguguran, TLKM justru melesat naik 3,56 persen dan nyaman parkir di harga Rp2.910 per lembar pada akhir sesi pertama.

(Tribunnews.com/Bobby)

Sesuai Minatmu
Halaman 2/2
Rekomendasi untuk Anda

BizzInsight

Berita Terkini

Update Jadwal & Skor
Grup A - Matchday 1
Jumat, 12 Juni 2026 | 02:00 WIB
Mexico
Meksiko
VS
South Africa
Afrika Selatan
Grup A - Matchday 1
Jumat, 12 Juni 2026 | 09:00 WIB
South Korea
Korea Selatan
VS
Czechia
Ceko
Lihat Selengkapnya
Semua Jadwal Laga
© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved