Virus Corona

Jokowi Sebut WNI dari Luar Negeri Bisa Langsung Pulang ke Rumah Jika Sehat, Tapi Statusnya ODP

Jokowi mengatakan bagi WNI yang tidak mempunyai gejala Covid-19, mereka bisa dipulangkan ke daerah asal, namun akan berstatus sebagai ODP.

youtube sekretariat presiden
Presiden RI Joko Widodo (Jokowi), Istana Merdeka, Jakarta, pada Jumat, 20 Maret 2020 

TRIBUNNEWS.COM - Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengatakan warga negara Indonesia (WNI) yang tiba dari luar negeri bisa langsung pulang ke rumah namun berstatus orang dalam pemantauan (ODP) terkait virus corona (Covid-19).

Hal itu disampaikan Jokowi dalam rapat terbatas di Istana Kepresidenan Bogor, Selasa (31/3/2020), yang membahas mengenai penanganan arus masuk WNI dan pembatasan perlintasan WNA di masa pandemi Covid-19.

Presiden mengatakan, prioritas saat ini bukan hanya mengendalikan mobilitas orang antarwilayah di dalam negeri seperti arus mudik, namun juga mobilitas antarnegara yang membawa imported cases.

Oleh sebab itu, ia ingin protokol kesehatan di airport, pelabukan serta di pos lintas batas lebih diperketat lagi.

"Dan terkait kembalinya WNI dari luar negeri, prinsip utama yang kita pegang adalah bagaimana kita melindungi kesehatan para WNI yang kembali dan melindungi kesehatan masyarakat yang berada di tanah air," kata Jokowi dalam rapat seperti disiarkan kanal YouTube Sekretariat Presiden.

Baca: Pro Kontra Darurat Sipil dan Karantina Wilayah, Ini Kata Jubir Jokowi

Baca: Pengamat Imbau Pemerintah Pilih Kebijakan Karantina Wilayah Ketimbang Darurat Sipil

Baca: Update Corona 30 Maret di Indonesia: Bertambah Jadi 1.414 Kasus, 75 Sembuh, 122 Meninggal Dunia

Bagi WNI yang tidak mempunyai gejala Covid-19, mereka bisa dipulangkan ke daerah asal, namun akan berstatus sebagai ODP.

"Jadi setelah sampai di daerah betul-betul kita harus menjalankan protokol isolasi secara mandiri dengan penuh disiplin," kata Presiden.

Namun demikian, jika WNI tersebut mengalami gejala terinfeksi virus corona, maka akan dilakukan isolasi di rumah sakit yang telah disiapkan.

"Sedangkan untuk yang memiliki gejala harus dilakukan proses isolasi di rumah sakit yang telah kita siapkan, misalnya di Pulau Galang," jelasnya.

Terkait perlintasam warga negara asing, Jokowi meminta agar kebijakan yang mengatur perlintasan WNA ke Indonesia ini dievaluasi secara reguler dan secara berkala.

Halaman
1234
Penulis: Arif Tio Buqi Abdulah
Editor: Facundo Chrysnha Pradipha
Sumber: TribunSolo.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved