Virus Corona
Pemudik yang Nekat Pulang ke Solo Bakal Dikarantina 14 Hari, Ini Lokasinya
Pemerintah Kota Solo bakal mengkarantina pemudik yang nekat pulang ke solo selama 14 hari. Ini lokasi yang nantinya jadi tempat karantina pemudik.
TRIBUNNEWS.COM, SOLO - Pemerintah Kota (Pemkot) Solo telah menyiapkan lokasi yang akan digunakan untuk proses karantina pemudik selama 14 hari.
Wali Kota Solo, FX Hadi Rudyatmo menyampaikan, itu sesuai arahan Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo bagi para pemudik yang nekat balik ke kampung halaman.
Para pemudik yang tiba di terminal, stasiun, ataupun bandara dari daerah zona merah akan langsung dibawa ke lokasi karantina yang telah disiapkan Pemkot Solo.
"Ketika pemudik sudah turun dari bus, langsung dibawa ke karatina yang sudah disiapkan pemkot," terang Rudy.
Baca: Cegah Covid-19, Gubernur se-Sulawesi Jalin 6 Kesepakatan: Larang Mudik hingga Pembatasan Lalin Darat
Baca: Imbau Pemerintah Karantina Wilayah DKI, Wibi Andrino Soroti Jumlah Korban Corona: Bisa Hilir Mudik
"Gubernur memerintahkan pemudik itu dikarantina 14 hari, jadi pulang pun percuma, pasti dikarantina Pemkot 14 hari," imbuhnya membeberkan.
Itu dilakukan untuk memutus mata rantai penyebaran virus Corona yang saat ini terus meluas.
"Jadi untuk mengantisipasi semua, dikarantina dulu karena memang menjaga agar tidak berkontak atau berhubungan dengan saudara atau temannya, meminimalisir potensi penularan," kata Rudy.
"Kalau ke rumah dulu, ya, sama saja, jebol, tapi yang sulit pemudik yang menggunakan kendaraan pribadi, kami perkuat jejaring di tingkat RT-RW agar bisa memantau lingkungannya,” tambahnya.
Baca: Besok, Pemerintah akan Putuskan Masalah Mudik Saat Ada Wabah Corona
Baca: Kemenhub Telah Menyiapkan Berbagai Skenario Apabila Mudik Lebaran 2020 Dilarang
Pemkot Solo juga akan mendata pemudik yang tiba di Solo, terutama yang berasal dari zona merah atau daerah terjangkit virus Corona.
"Para pemudik terutama dari zona merah, apakah luar negeri, Jakarta atau daerah terjangkit itu akan kita data," tutur Rudy.
"Akan kita masukan karantina, di fasilitas yg disiapkan pemerintah selama 14 hari sehingga bisa memutus mata rantai virus," imbuhnya.
Graha Wisata Niaga yang dipilih sebagai lokasi karantina para pemudik yang tiba di Solo.
"Pemudik itu kita siapkan di Graha Wisata atas dan bawah, kita persiapkan mengkarantina pemudik 14 hari, untuk cek kesehatan sehat dan lainnya," ujar Rudy.
Baca: Ganjar Pranowo Akui Masih Ada Warga Ngeyel Mudik di Tengah Corona: Diusir Lagi Kan Enggak Bisa
Baca: Orang Nekat Mudik Lebaran saat Pandemi Covid-19, Soimah Geram Beri Sindiran Pedas: Jangan Ndableg !
"Kalau sehat ya pulang, kalau PDP akan dibawa ke rumah sakit," tambahnya.
Selain Grha Wisata Niaga, Dalem Joyokusuman Dan Dalem Priyosuhartan juga disipakan Pemkot Solo untuk mengkarantina orang dalam pemantauan (ODP) kontak erat, kontak sosial, dan kontak area.
Ketiganya akan dilengkapi sejumlah fasilitas kesehatan.
"Tidak hanya tenaga medis, guru olahraga, guru tari dan sebagainya, di situ kan gak mungkin diam, kalau masih ODP, masih bisa beraktivitas," ucap Rudy.
Artikel ini telah tayang di Tribunsolo.com dengan judul Pemudik ke Solo Bakal Dikarantina 14 Hari, Ini Lokasi yang Disiapkan Pemkot untuk Tempat Karantina
(TribunSolo.com/Adi Surya Samodra)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/wali-kota-solo-fx-hadi-rudyatmo_20180813_202319.jpg)