Virus Corona
Pemerintah Gandeng Perguruan Tinggi dan Periset Penuhi Kebutuhan Ventilator di Tengah Pandemi Corona
Doni Monardo mengajak lembaga penelitian dan perguruan tinggi mendukung produksi ventilator
Penulis:
Fransiskus Adhiyuda Prasetia
Editor:
Adi Suhendi
Laporan Wartawan Tribunnews.com, Fransiskus Adhiyuda
TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Ketua Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Doni Monardo mengajak lembaga penelitian dan perguruan tinggi mendukung produksi ventilator dalam memenuhi kebutuhan alat kesehatan di tengah mewabahnya virus corona atau Covid-19.
Alasannya, kasus positif corona di Indonesia semakin hari kian bertambah.
Dengan penambahan pasien positif corona, persediaan alat ventilator kian menipis.
Baca: Gojek Berterima Kasih Ojol Masih Boleh Angkut Penumpang Saat PSBB
Hal itu disampaikan Doni Monardo usai rapat terbatas yang dipimpin Presiden Joko Widodo (Jokowi) terkait laporan Gugus Tugas Covid-19 melalui video conferense, Senin (13/4/2020).
"Untuk mendatangkan ventilator dari luar juga tak mudah, karena sebagian negara hari ini sangat butuh ventilator," kata Doni Monardo.
Baca: Anies Baswedan Tegaskan Ojol Tak Boleh Angkut Penumpang Selama Masa PSBB
"Kita harapkan kerja sama dengan perguruan tinggi, para periset termasuk swasta dan juga badan riset nasional bisa membantu memberikan dukungan ketersediaan ventilator," tambahnya.
Sementara itu, sejumlah kampus sudah mulai menciptakan ventilator buatan dalam negeri.
Beberapa perusahan swasta juga mulai mengembangkan ventilator.
"Kita akan berupaya meningkatkan kemampuan produksi ventilator dalam negeri, jelasnya.
4.557 Kasus Positif Corona di Indonesia
Pemerintah melaporkan perkembangan terkini kasus virus corona atau Covid-19, Senin (!3/4/2020).
Juru Bicara Pemerintah untuk penanganan Covid-19, Achmad Yurianto mengungkap adanya penambahan kasus baru positif virus corona sebanyak 316 pasien.
Sehingga total saat ini ada 4.557 pasien positif corona di Indonesia.
"Kasus konfirmasi 316 orang, sehingga total menjadi 4.557," ujar Achmad Yurianto dalam jumpa pers Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 di Graha Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Jakarta Timur, Senin (13/4/2020).
Baca: Satpam yang Tampar Perawat Akui Khilaf, Tersinggung saat Diingatkan Pakai Masker, Ini Pengakuannya