Senin, 1 September 2025

Virus Corona

Vaksin Sudah Ditemukan, WHO Peringatkan Agar Tidak Berpuas Diri, Tetap Waspada Covid-19

WHO memperingatkan pemerintah dan warga dunia untuk tidak mengurangi kewaspadaan terhadap pandemi Covid-19, meskipun sekarang vaksinasi sudah dekat.

Christopher Black / World Health Organization / AFP
Tedros Adhanom Ghebreyesus saat rapat di kantor WHO di Genewa Swiss pada 5 Oktober 2020 

Ryan mengatakan beberapa negara harus tetap mempertahankan langkah-langkah pengendalian yang sangat ketat untuk beberapa waktu ke depan atau mereka akan melihat risiko "ledakan" jumlah kasus pandemi.

"Kita berada dalam momen penting di beberapa negara. Ada sistem kesehatan di beberapa negara pada titik keruntuhan," katanya, tanpa merujuk pada negara-negara tertentu.

Peluncuran Covax
WHO telah mendukung program vaksin global COVAX yang berupaya memastikan distribusi vaksin yang adil dan merata. Sejauh ini tercatat 189 negara telah bergabung.

Kepala ilmuwan WHO berharap setengah miliar dosis vaksin akan tersedia untuk didistribusikan oleh skema COVAX pada kuartal pertama 2021.

Adapun rencana awal adalah memvaksinasi 20 persen populasi dengan risiko tertinggi, termasuk petugas kesehatan dan orang-orang berusia di atas 65 tahun.

"Tujuannya adalah untuk mendapatkan setidaknya 2 miliar dosis pada akhir 2021 yang akan cukup untuk memvaksinasi 20 persen populasi negara-negara yang merupakan bagian dari COVAX," kata kepala ilmuwan Soumya Swaminathan.

“Ini akan cukup untuk "mengakhiri fase akut pandemi" dengan mengurangi kematian dan dampaknya pada sistem kesehatan,” katanya.

COVAX dipimpin oleh aliansi vaksin GAVI, WHO dan Koalisi untuk Inovasi Kesiapsiagaan Epidemi (CEPI). Amerika Serikat belum mendaftarkan dirinya ke COVAX.

1,2 Juta Dosis Vaksin Corona Tiba dari China

Vaksin Covid-19 tiba perdana di Indonesia pada Minggu, (6/12/2020). Vaksin tiba di Bandara Soekarno-Hatta, diangkut menggunakan pesawat Garuda Indonesia Boeing 737-300ER, pada pukul 21.30 Wib.
Vaksin Covid-19 tiba perdana di Indonesia pada Minggu, (6/12/2020). Vaksin tiba di Bandara Soekarno-Hatta, diangkut menggunakan pesawat Garuda Indonesia Boeing 737-300ER, pada pukul 21.30 Wib. (taufik ismail/tribunnews.com)

Sebanyak 1,2 juta vaksin Covid-19 tiba di Tanah Air pada Minggu malam, (6/12/2020).

Sebelumnya, vaksin buatan Sinovac tersebut dibawa dari Beijing, Republik Rakyat Tiongkok dengan menggunakan pesawat charter dari maskapai Garuda Indonesia.

Dikutip dari Sekretariat Presiden, pesawat jenis Boeing 777-300 ER dengan nomor registrasi PK-GIC tersebut lepas landas dari Bandara Internasional Soekarno-Hatta pada Minggu, (6/12/2020) pukul 05.30 WIB.

Pesawat dengan nomor penerbangan GA890 tersebut mendarat di Bandara Beijing Capital International sekitar pukul 13.00 waktu setempat. Setelah itu, otoritas setempat melakukan pengecekan kelengkapan administrasi.

Vaksin tersebut sebelumnya telah dikemas menggunakan tempat penyimpanan khusus berupa Envirotainer untuk menjaga kualitas vaksin. Sebanyak 1,2 juta vaksin dalam 7 Envirotainer selanjutnya dimasukan ke bagasi pesawat.

Pesawat kemudian lepas landas dari Bandara Beijing Capital International sekitar pukul 15.30 waktu setempat dan tiba di Bandara Internasional Soekarno-Hatta sekitar pukul 21.25 WIB.

Halaman
123
Berita Terkait
AA

Berita Terkini

© 2025 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
About Us Help Privacy Policy Terms of Use Contact Us Pedoman Media Siber Redaksi Info iklan