Minggu, 31 Agustus 2025

Ramadhan 2022

Sambut Ramadhan 2022, Sandiaga Uno: Masyarakat Bebas Lakukan Ibadah, Mudik Lebaran Tanpa PCR

Sandiaga Uno mengatakan masyarakat bebas melakukan ibadah saat bulan Ramadhan tahun ini dan mudik lebaran direncanakan tanpa menggunakan test PCR.

Editor: Inza Maliana
ist
Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga Uno saat audiensi dengan Santripreneur Indonesia di Gedung Sapta Pesona, Kemenparekraf, Jakarta Pusat, Selasa (18/1/2022). 

“Dengan ada pelonggaran aturan ini, omzetnya dapat semakin meningkat, ekonominya bangkit, dan lapangan kerja semakin terbuka seluas-luasnya,” pungkasnya.

Satgas Covid-19: Mudik Lebaran Tergantung pada Kondisi Covid-19

Pos penyekatan mudik lebaran 2021 di perbatasan Puncak-Cianjur, Jawa Barat, jebol oleh ribuan pemudik, Kamis (13/5/2021) dini hari.
Pos penyekatan mudik lebaran 2021 di perbatasan Puncak-Cianjur, Jawa Barat, jebol oleh ribuan pemudik, Kamis (13/5/2021) dini hari. (NTMC Polri)

Sebelumnya, Satgas Covid-19 menyatakan ada atau tidaknya larangan mudik lebaran tahun 2022 tergantung pada kondisi pandemi Covid-19.

Hal ini dikatakan oleh Kepala Sub Bidang Dukungan Kesehatan Satgas Covid-19, Brigjen TNI (Purn) Alexander K Ginting.

Ginting mengatakan pemerintah terus memonitor kondisi kasus Covid-19 hingga akhir Maret untuk menjadi pertimbangan kebijakan soal mudik.

“Di dalam uji coba ini nanti akan kita lihat nanti sampai akhir Maret, kalau kasus menurun, kasus kematian cenderung menurun, tentu akan berikan harapan dan gambaran yang lebih baik,” ujarnya pada 13 Maret 2022 dikutip dari Kompas.com.

Namun, menurut Ginting, jika kasus meningkat maka pemerintah akan melakukan evaluasi terhadap pelonggaran kebijakan yang tengah berjalan.

Baca juga: Jelang Ramadhan dan Lebaran 2022, Epidemolog Minta Pemerintah Tak Anjurkan Masyarakat untuk Mudik

Sehingga dirinya berharap masyarakat dapat bekerjasama untuk membantu menekan jumlah penularan Covid-19.

Selanjutnya, Alex juga menegaskan status pandemi Covid-19 di Indonesia belum dicabut dan transisi menuju endemi dilakukan secara bertahap.

“Jadi artinya yang tadinya level 2 bisa kembali level 3 bisa juga jadi level 4. Jadi ini tergantung kepatuhan kita, penyelenggara dan pemerintah menanggulangi Covid-19,” tutur Ginting.

(Tribunnews.com/Yohanes Liestyo Poerwoto)(Kompas.com/Haryanti Puspa Sari)

Artikel lain terkait Virus Corona

Sumber: TribunSolo.com
Berita Terkait
AA

Berita Terkini

© 2025 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
About Us Help Privacy Policy Terms of Use Contact Us Pedoman Media Siber Redaksi Info iklan