Breaking News:
DPD RI
Gedung Nusantara
Gedung Nusantara

Dipinang Jadi Ketua Dewan Pengawas, ABPEDNAS Dukung LaNyalla Jadi Presiden

Menurut Ketua ABPEDNAS, terdapat kesamaan juang antara DPD RI dengan ABPEDNAS. 

Editor: Content Writer
DPD RI
Audiensi antara Ketua DPD RI dan ABPEDNAS berlangsung di Rumah Dinas Ketua DPD RI di Kawasan Kuningan, Jakarta Selatan, Minggu (28/11/2021). 

TRIBUNNEWS.COM - Ketua DPD RI AA LaNyalla Mahmud Mattalitti kembali mendapat dukungan untuk menjadi Presiden pada Pemilu 2024. Kali ini, dukungan disampaikan Asosiasi Badan Permusyawaratan Desa Nasional (ABPEDNAS). 

Dukungan diungkapkan dalam audiensi yang berlangsung di Rumah Dinas Ketua DPD RI di Kawasan Kuningan, Jakarta Selatan, Minggu (28/11/2021).

Pada kesempatan tersebut, Ketua DPD RI didampingi Wakil Ketua Komite II DPD RI, Bustami Zainuddin. Sementara dari ABPEDNAS, hadir Ketua Umum Deden Samsuddin, Sekjen Indra Utama, Penasehat Andi Taqwa Yunus, Ketua LBH Adi Zamrudi, Bendahara LBH Andre Swisman.

Deden Samsuddin mengaku sudah mengenal sosok LaNyalla. menurutnya, ada kesamaan juang antara DPD RI dengan ABPEDNAS. 

"Kami sudah paham siapa figur Ketua DPD RI. Kami merasa seirama dengan Pak LaNyalla. Kami juga mendukung Bapak untuk tampil dalam kontestasi Pilpres tahun 2024," katanya.

Deden menegaskan, organisasinya juga mendukung penuh wacana amendemen ke-5 konstitusi yang kini tengah diperjuangkan DPD RI. Ia pun sependapat dengan LaNyalla jika arah gerak bangsa ini mulai bergeser dari cita-cita para pendiri bangsa. 

Tak hanya itu, Deden juga menyebut ABPEDNAS juga mendukung penghapusan Presidential Threshold (PT). "Kami juga mendukung agar Presidential Threshold itu nol persen," ujarnya.

Deden juga meminta kesediaan LaNyalla untuk menjadi Ketua Dewan Pengawas ABPEDNAS. "Berkenan kiranya Bapak menjadi Ketua Dewan Pengawas ABPEDNAS," pinta dia.

Deden pun memaparkan bahwa dalam waktu dekat organisasinya akan menyelenggarakan Bimbingan Teknis (Bimtek) bagi kepala desa di seluruh Indonesia. Lalu, ABPEDNAS akan meluncurkan aplikasi bernama Dea Kita. 

"Diharapkan aplikasi ini menjadi koneksi antardesa dari sisi SDM maupun SDA," paparnya. 

Halaman
12
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2022 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved