Breaking News:
DPR RI

Ridwan Bae Apresiasi Pembangunan Bandara di Kolaka Utara

Wakil Ketua Komisi V DPR RI Ridwan Bae mengapresiasi pembangunan bandara udara bandara di Kabupaten Kolaka Utara (Kolut), Sulawesi Tenggara (Sultra).

Editor: Content Writer
dok. DPR RI
Wakil Ketua Komisi V DPR RI Ridwan Bae saat meninjau pembangunan infrastruktur ke Kabupaten Pekalongan. 

TRIBUNNEWS.COM - Wakil Ketua Komisi V DPR RI Ridwan Bae mengapresiasi pembangunan bandara udara (bandara) di Kabupaten Kolaka Utara (Kolut), Sulawesi Tenggara (Sultra) oleh pemerintah. Menurut Ridwan, bandara tersebut sangat dibutuhkan masyarakat setempat untuk kelancaran transportasi dan efisiensi waktu jika hendak keluar kota.

Hal itu disampaikan Ridwan dalam siaran pers yang diterima Tribunnews, Jumat (15/10/2021) usai meninjau bandara di Desa Lametuna, Kecamatan Kodeoha, Kabupaten Kolut tersebut. Kunker tersebut dihadiri Bupati dan Wakil Bupati Kolut, Kepala Otoritas Bandara Wilayah V Makassar, Ketua DPRD Kolut dan Kepala OPD.

“Untuk menuju Kolut saat ini telah didukung akses jalur darat dan pelabuhan ferry, namun masih terkendala oleh waktu dan masih sulit dijangkau. Jadi, saya melihat perlu adanya bandara agar masyarakat setempat khususnya pebisnis bisa menjangkau wilayah Kolut lebih cepat,” ujar politisi Partai Golkar itu.  

Ridwan menambahkan, lokasi bandara tersebut cukup strategis yang berada di sekitar bibir pantai serta tidak jauh dari Ibu Kota Lasusua. Ia berharap pemerintah daerah secepatnya menyelesaikan proses penimbunan secara bertahap dan yang terpenting pembangunan tidak tertunda dan dapat diselesaikan dengan cepat.

“Ini pencapaian sudah luar biasa, bandara infrastruktur ini yang sifatnya vital untuk transportasi jangka panjang. Jadi selesaikan dulu tahap demi tahap karena rencananya nanti Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) 2023 melalui kementerian. Karena, anggaran 2022 baru masuk usulan,” tandas legislator dapil Sultra itu.

Sementara Bupati Kolut Nur Rahman Umar menyampaikan apresiasi atas kunjungan Ridwan tersebut. Ia menjelaskan, saat ini Pemda fokus pada penimbunan untuk landas pacu dan pembangunan talud sepanjang bibir pantai kurang lebih dua kilometer.

Nur Rahman juga optimis, bandara tersebut akan selesai sesuai perencanaan dan penerbangan akan berjalan sesuai harapan.

“Kita berharap pembangunan bandara ini bisa selesai sesuai rencana. Sebab, untuk kelancaran penerbangan ke depannya ada beberapa aspek yang dilihat seperti pertumbuhan ekonomi masyarakat yang mulai meningkat dari hasil sektor bumi maupun dari sektor pertambangan yang ada,” pungkas Nur Rahman. (*)

KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved