Sabtu, 11 April 2026

Esports Berkembang Pesat di Indonesia, Ibnu Sulistyo Dipercaya Jadi Strategic Advisor AESF

Ibnu Sulistyo Riza Pradipto mendapat kepercayaan menjadi Strategic Advisor Presiden Asian Electronic Sports Federation (AESF).

Penulis: Glery Lazuardi
Editor: Wahyu Aji
HandOut/IST
Ibnu Sulistyo Riza Pradipto saat diumumkan sebagai Penasehat Strategis Presiden AESF di AESF Esports Forum 2025, Bangkok. 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Esports di Indonesia berkembang pesat menjadi industri bernilai miliaran rupiah.

Esports adalah kompetisi permainan video yang dilakukan secara profesional dan terorganisir, mirip dengan olahraga tradisional. 

Istilah ini berasal dari “electronic sports” dan telah berkembang menjadi industri global yang melibatkan pemain, tim, penonton, sponsor, dan turnamen besar.

Di indonesia sudah tercipta ekosistem Esports yang  didukung oleh pemerintah, sponsor, dan prestasi atlet nasional.

Perkembangan esports di Indonesia dalam beberapa tahun terakhir menunjukkan lonjakan signifikan, baik dari sisi infrastruktur, prestasi, maupun dukungan lintas sektor. 

Atas pencapaian membangun Esports di Tanah Air, Ibnu Sulistyo Riza Pradipto mendapat kepercayaan menjadi Strategic Advisor Presiden Asian Electronic Sports Federation (AESF).

“Saya merasa terhormat dipercaya sebagai Strategic Advisor (Penasehat Strategis) Presiden AESF Santi Lithong. Ini bukan sekadar pencapaian pribadi, tetapi komitmen bersama untuk menumbuhkan dan menyatukan ekosistem esports dan gaming industry di Kawasan Asia,” kata Ibnu yang dihubungi Jumat (23/10/2025). 

“Bersama keluarga besar esports, kita tidak hanya meningkatkan permainan, tetapi juga membangun generasi. Mari kita bangun masa depan esports bersama,” imbuhnya. 

Presiden AESF Lithong mengumumkan Ibnu sebagai penasehat strategis pada AESF Esports Forum 2025 (AESF 2025) di Bangkok, 9 Oktober 2025 lalu. 

Acara ini mempertemukan asosiasi anggota, mitra strategis, serta berbagai pemangku kepentingan dari seluruh kawasan Asia untuk membahas masa depan ekosistem esports yang inklusif dan berkelanjutan.

Apa yang diungkap Ibnu ini sesuai dengan misi AESF yang kembali mengusung semangat.

“Persatuan dan Solidaritas Esports Asia” sebagai fondasi utama untuk membangun masa depan esports yang kuat, berdaya saing, dan inklusif bagi seluruh kawasan Asia.

Forum yang bertema “Shaping the Esports Ecosystem and the Future of Asia and Beyond” ini menjadi ajang penting dalam membangun arah industri esports regional.  

Ada tiga fokus utama dalam diskusi tersebut. Yakni,  pengembangan pendidikan dan karier di dunia esports, peningkatan inklusivitas serta keberagaman, dan peran penting media serta penyiaran dalam membentuk citra dan pertumbuhan industri.

Presiden AESF, Santi Lothong menegaskan komitmen federasi dalam memperkuat 
kerja sama antarnegara di kawasan Asia. 

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda

Berita Terkini

© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved