Rabu, 6 Mei 2026

Pemerintahan Prabowo Gibran

Jelang Satu Tahun Pemerintahan Prabowo, Ini Capaian Sektor Pertanian dan Energi Migas

Pemerintahan Presiden Prabowo dan Wapres Gibran bakal genap berusia satu tahun. Berikut capaian di bidang pertanian dan energi.

Tayang:
Istimewa
PANEN BERSAMA PETANI - Presiden Prabowo Subianto dalam panen raya nasional di Desa Randegan Wetan, Jatiwangi, Majalengka, Jawa Barat, Senin (7/4/2025). Berikut capaian di bidang pertanian dan energi jelang satu tahun pemerintahan Prabowo-Gibran. 

“Ini pertama kali kita mencapai target lifting dalam APBN. Saya mohon dukungan untuk lifting kita (pada 2025) bisa mencapai sesuai target APBN,” ungkap Bahlil, dikutip dari Kompas

Kasus Pertamina Jadi Sorotan

Sementara itu pada awal pemerintahan Prabowo-Gibran, sorotan terhadap sektor energi juga datang dari terbongkarnya kasus dugaan korupsi PT Pertamina.

Kejaksaan Agung RI (Kejagung) menetapkan 18 tersangka dalam kasus dugaan korupsi dalam tata kelola minyak mentah dan produk kilang PT Pertamina (Persero) dan subholding kontraktor kontrak kerja sama tahun 2018-2023.

Dugaan korupsi ini mengakibatkan kerugian keuangan dan perekonomian negara.

Hal ini disampaikan Direktur Penyidikan pada Direktorat Penyidikan Jaksa Agung Muda Bidang Tindak Pidana Khusus (Jampidsus) Kejagung, Abdul Qohar.

"Selain kerugian keuangan negara, penyidik juga menghitung kerugian perekonomian negara," kata Abdul Qohar dalam konferensi pers perkembangan penanganan kasus dugaan korupsi minyak mentah Pertamina di Kompleks Kejagung RI, Jakarta, Kamis (10/7/2025).

Dari hasil perhitungan para ahli, diperkirakan kerugian negara mencapai Rp 285 triliun atau tepatnya Rp 285.017.731.964.389.

Adapun 18 orang telah ditetapkan tersangka, yaitu:

  1. Mohammad Riza Chalid - Pengusaha migas, pemilik RPE Group
    Peran: Otak skema korupsi dan pengendali utama transaksi minyak mentah ilegal Pertamina.
  2. Muhammad Kerry Andrianto Riza - Direktur PT RPE (Riza Chalid Group/Anak Riza Chalid)
    Peran: Menjalankan instruksi Riza Chalid dalam pengaturan jual-beli minyak mentah Pertamina.
  3. Yoki Firnandi - Dirut Pertamina International Shipping (PIS)
    Peran: Menyediakan jalur logistik dan pengapalan minyak hasil transaksi ilegal.
  4. Agus Purwono - Direktur Pemasaran PT Patra Trading
    Peran: Memfasilitasi pemasaran minyak hasil transaksi yang diatur oleh pihak swasta Riza Chalid Group.
  5. Maya Kusmaya - Manager Crude Trading Pertamina
    Peran: Menyusun dokumen penjualan fiktif dan menyesuaikan harga agar menguntungkan pihak tertentu.
  6. Edward Corne - Trader swasta
    Peran: Menjadi perantara antara Pertamina dan pihak Riza Chalid Group dalam penjualan minyak mentah.
  7. Sani Dinar Saifuddin - VP Crude Optimization Pertamina
    Peran: Mengatur skema impor dan penjualan minyak mentah tanpa mekanisme tender yang transparan.
  8. Dimas Werhaspati - Staf operasional RPE Group
    Peran: Mengurus administrasi transaksi dan komunikasi dengan oknum pejabat Pertamina.
  9. Gading Ramadhan Joedo - Pihak swasta
    Peran: Menjadi penghubung dan pengatur distribusi keuntungan antara pihak Pertamina dan swasta.
  10. Alfian Nasution - Direktur Logistik & Infrastruktur Pertamina
    Peran: Menyetujui penggunaan armada dan fasilitas distribusi tanpa prosedur resmi.
  11. Hanung Budya Yuktyanta - Mantan Direktur Pemasaran & Niaga Pertamina
    Peran: Diduga membuka akses dan jaringan awal antara Pertamina dan Riza Chalid Group.
  12. Toto Nugroho - Dirut PT Pertamina Patra Niaga
    Peran: Menyetujui kontrak penjualan produk kilang yang merugikan keuangan negara.
  13. Dwi Sudarsono - Direktur Perencanaan & Pengembangan Bisnis Pertamina
    Peran: Terlibat dalam penyusunan strategi penjualan minyak yang dimanfaatkan untuk keuntungan pribadi.
  14. Arief Sukmara - Manajer Senior Pemasaran dan Niaga
    Peran: Mengatur data ekspor dan impor minyak untuk menyesuaikan laporan dengan transaksi ilegal.
  15. Hasto Wibowo- VP Supply Chain Management Pertamina
    Peran: Menjamin pasokan dan pengiriman minyak untuk transaksi nonresmi berjalan lancar.
  16. Martin Haendra Nata - Kepala Divisi Evaluasi Crude Oil Pertamina
    Peran: Menyusun laporan evaluasi palsu agar skema penjualan tidak terdeteksi audit.
  17. Indra Putra Harsono - Pejabat Operasional Direktorat Hulu Pertamina
    Peran: Memastikan pasokan minyak dari lapangan produksi sesuai permintaan pihak swasta.
  18. Riva Siahaan - Direktur Keuangan PT Pertamina (Persero)
    Peran: Menyetujui dan menandatangani transaksi jual-beli minyak mentah yang merugikan negara.

Istana Soal Satu Tahun Pemerintahan Prabowo

Sementara itu Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi buka suara jelang satu tahun pemerintahan Prabowo-Gibran.

Menurutnya, selama hampir satu tahun ini banyak catatan positif yang ditorehkan.

Tetapi, dirinya tak merinci apa saja prestasi tersebut.

"Banyak lah catatan positif dalam artian prestasi selama satu tahun tentu banyak sekali," ujarnya di kediaman pribadi Prabowo, Jalan Kertanegara, Jakarta, Minggu (12/10/2025) malam.

Meski begitu, Prasetyo Hadi menyebut ada sejumlah hal yang perlu diperbaiki.

"Tetapi juga ada beberapa catatan perbaikan yang memang juga harus menjadi fokus kita untuk kita perbaiki," ucapnya.

Prasetyo kemudian meminta dukungan terhadap pemerintahan Prabowo-Gibran ke depan.

Halaman 3/4
Rekomendasi untuk Anda

Berita Terkini

© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved