Minggu, 31 Agustus 2025

Ibadah Haji 2025

Calon Jemaah Haji Jangan Tertipu! Beredar Nomor Porsi Palsu, Cantumkan Tulisan DPR, Ini Kata Kemenag

Jemaah haji diminta waspada dan tidak mudah tertipu dengan informasi seputar keberangkatan haji. Beredar nomor porisi haji palsu.

kolase/instagram/dok Tribunnews.com
Jemaah haji diminta waspada dan tidak mudah tertipu dengan informasi seputar keberangkatan haji. Kementerian Agama (Kemenag) melalui Direktorat Jenderal Penyelenggaraan Haji dan Umrah (Ditjen HU) menemukan beredarnya nomor porsi palsu. 


Calon Jemaah Haji Jangan Tertipu! Beredar Nomor Porsi Palsu, Cantumkan Tulisan DPR, Ini Kata Kemenag

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Jemaah haji diminta waspada dan tidak mudah tertipu dengan informasi seputar keberangkatan haji.

Kementerian Agama (Kemenag) melalui Direktorat Jenderal Penyelenggaraan Haji dan Umrah (Ditjen HU) menemukan beredarnya nomor porsi palsu.

Baca juga: Cara Cek Nomor Porsi Haji secara Online, Buka Aplikasi Pusaka atau Klik haji.kemenag.go.id

Nomor Porsi yang tercantum dalam Surat Pendaftaran Haji (SPH) yang di dalamnya mencantumkan nomor porsi.

Tanda jika nomor porsi ini palsu adalah adanya nama instansi yang sebenarnya tidak pernah ada dalam format penulisan nomor porsi. 

Perlu diketahui, nomor porsi adalah semacam tanda untuk calon jemaah haji jika ia masuk dalam daftar tunggu keberangkatan haji ke Tanah Suci. 

Baca juga: Menag Bawa Kabar Baik Sepulang dari Arab Saudi terkait Lokasi Penempatan Jemaah Haji di Mina

Dilansir dari instagram Ditjen PHU, peredaran SPH dengan nomor porsi palsu ini ditemukan untuk jemaah haji.


"Beredar surat pendaftaran haji (SPH) palsu dengan bertuliskan DPR yang dicantumkan di dalam nomor porsi." Demikian bunyi peringatan tersebut.

Kemenag menegaskan pihaknya melalui Ditjen PHU tidak pernah menerbitkan SPH atas nama lembaga, baik untuk kementerian maupun lemabag legislatif seperti DPR/MPR.

"Saat ini Kemenag melalui Ditjen PHU tidak menerbitkan SPH atas nama sebuah lembaga/kementerian," kata Amir Hamzah, 
Kasubdit pendaftaran dan pembatalan haji reguler di Ditjen PHU, Kementerian Agama.

Saat Tribunnews.com melakukan konfirmasi, Amir Hamzah menegaskan nomor porsi formatnya tidak pernah ada nama lembaga. 

Ia mengatakan, ⁠setiap provinsi mempunyai kode porsi masing-masing. 

Calon jemaah haji yang sudah melakukan pembayaran di awal bisa memastikan no porsi yg ada di SPH sesuai yg ada di sistem siskohat, kantor wilayah Kemenag masing-masig daerah atau melalui aplikasi Pusakan Kemenag.


"Bisa dicek di siskohat atau ke Kankemenag langsung, haji pintar atau pusaka,"  lanjutnya.

Amir juga menunjukkan contoh SPH bernomor porsi haji palsu. 

Ia menunjukkan ada perbedaan pada nomor porsi provinsi. 

Amir menjelaskan jika nomor porsi ini penting karena menunjukkan hak-hak jemaah yang sudah mendaaftarkan ibadah haji. 

Menurut Amir, pihaknya saat ini pihaknya menelusuri peredaran nomor porsi haji palus ini.


Sebelum diumumkan, ada 3 laporan nomor porsi haji palsu ini.

"Yang baru dapat informasi ada 3 sph bernomor porsi palsu dengan mencantumkan nama DPR," katanya. 

Tentang Nomor Porsi Haji

Momen haru terekam saat Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Arab Saudi mengantar 3 jemaah haji Indonesia yang belum pernah ke Masjidil Haram, untuk melihat dan berdoa di depan Kakbah. Saat ditawarkan keluar dari KKHI untuk menuju Masjidil Haram oleh tim Penanganan Krisis dan Pertolongan Pertama Pada Jamaah Haji (PKP3JH), 3 jemaah ini terlihat bahagia dan sampai depan Kakbah langsung menangis.
Momen haru terekam saat Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Arab Saudi mengantar 3 jemaah haji Indonesia yang belum pernah ke Masjidil Haram, untuk melihat dan berdoa di depan Kakbah. Saat ditawarkan keluar dari KKHI untuk menuju Masjidil Haram oleh tim Penanganan Krisis dan Pertolongan Pertama Pada Jamaah Haji (PKP3JH), 3 jemaah ini terlihat bahagia dan sampai depan Kakbah langsung menangis. (PPIH Arab Saudi/Media Center Haji (MCH) 2024)

Lantas, apa nomor porsi haji

Nomor porsi adalah identitas atau penanda mereka yang sudah menyetorkan biaya haji. 

Seperti diketahui, seseorang yang mendaftarkan diri untuk berangkat haji tidak langsung dapat diberangkatkan.

Mereka akan masuk ke dalam daftar tunggu terlebih dahulu.

Calon jamaah haji akan mendapatkan nomor porsi dan menunggu keberangkatan untuk menunaikan ibadah haji sesuai dengan tahun yang telah ditetapkan.

Nomor porsi haji adalah nomor yang didapatkan oleh calon jemaah haji yang masuk ke dalam daftar tunggu keberangkatan.

Calon jemaah haji yang sudah melakukan setoran awal BPIH (Biaya Penyelenggaraan Ibadah Haji) akan mendapatkan bukti yang mencantumkan nomor porsi haji.

Nomor porsi haji terdiri dari 10 digit dan nomor porsi yang tertera di bukti setoran awal di bank.


Cara Cek Nomor Porsi Haji, Palsu atau Asli?

nomor porsi haji palsu2
Jemaah haji diminta waspada dan tidak mudah tertipu dengan informasi seputar keberangkatan haji. Kementerian Agama (Kemenag) melalui Direktorat Jenderal Penyelenggaraan Haji dan Umrah (Ditjen HU) menemukan beredarnya nomor porsi palsu.


Lantas, bagaimana agar terhindar dari nomor porsi palsu?


Amir menyarankan agar calon jemaah haji ketika sudah dapat sph ( surat pendaftaran haji) dalam waktu 1 x24 jam dapat di cek di aplikasi Pusaka atau Siskohat.

 

"Yang sudah dapat nomor porsi itu bisa melakukan pelunasan dan ada hak-hal lain untuk jemaah. Seperti, dibatalkan pendaftarannya hak uang setoran awalnya kembali, pelimpahan porsi bagi jemaah yang wafat atau sakit kepada ahli waris dan pelunasan untuk jemaah yg berhak berangkat tahun berjalan," jelasnya. 


Cara Cek Keberangkatan Haji Secara Online

Cara Cek Keberangkatan Haji di Website

Pengecekan estimasi keberangkatan haji bisa dilihat melalui laman Kemenag . Berikut caranya.

  • Kunjungi laman kemenag
  • Masukkan nomor porsi haji
  • Klik "Cari"
  • Setelah itu akan terlihat estimasi keberangkatan Anda ke tanah suci.

Cara Cek Keberangkatan Haji via Aplikasi


Selain melalui website, Anda juga bisa mengecek estimasi keberangakatan haji menggunakan aplikasi Pusaka dari Kementerian Agama. Berikut caranya.

Unduh aplikasi Pusaka di Google Play atau App Store.

  • Buka aplikasi Pusaka.
  • Buat akun kemudian login
  • Pilih menu "Islam".
  • Lihat menu "Layanan Haji & Umrah" lalu pilih menu "Estimasi Keberangkatan."
  • Masukkan nomor porsi pada kolom yang tersedia lalu tekan "Cari Nomor Porsi".
  • Setelah itu, akan terlihat nama, kabupaten/provinsi sekaligus estimasi keberangkatan

(Tribunnews.com/Anita K Wardhani/Kompas Tv)

Berita Terkait

Berita Terkini

© 2025 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
About Us Help Privacy Policy Terms of Use Contact Us Pedoman Media Siber Redaksi Info iklan