Ibadah Haji 2025
KABAR HAJI, Seorang Jemaah Haji Wafat Sesaat Usai Mendarat di Madinah, Disalatkan di Masjid Nabawi
Kabar duka datang dari Tanah Suci. Seorang jemaah haji asal Banjarnegara, Jawa Tengah wafat di Madinah.
Editor:
Anita K Wardhani
TRIBUNNEWS.COM, MADINAH – Kabar duka datang dari Tanah Suci. Seorang jemaah haji asal Banjarnegara, Jawa Tengah wafat di Madinah.
Jemaah tercatat atas nama, Daimah Binti Suwaryo, wafat sesaat setelah tiba di Bandara Amir Muhammad Bin Abdul Aziz, Madinah, Arab Saudi, pada Sabtu (3/5/2025) pagi Waktu Arab Saudi (WAS).
Baca juga: Direktur Bina Haji Kemenag Tegaskan Tak Ada Penambahan Petugas Haji 2025, Ini Penjelasannya
Daimah, yang berusia 66 tahun, merupakan bagian dari kelompok terbang (kloter) 4 Embarkasi Solo (SOC).
Kepala Daerah Kerja (Daker) Bandara Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH), Abdul Basir, menjelaskan bahwa almarhumah tidak menunjukkan tanda-tanda sakit selama di perjalanan.
"Informasi dari suaminya, almarhumah selama ini tidak pernah mengeluhkan penyakit tertentu. Bahkan saat di pesawat, kondisi beliau terlihat baik-baik saja," ujar Basir di Madinah.
Sempat Mengeluh Pusing
Daimah disebut sempat mengeluh pusing tak lama setelah turun dari pesawat sebelum akhirnya dinyatakan meninggal dunia oleh petugas kesehatan bandara.
Namun, menurut suami almarhumah, Karno Karta Semi (62), istrinya sempat memendam kekhawatiran menjelang keberangkatan.
Ia merasa gelisah karena belum ada kepastian soal keberangkatannya ke Tanah Suci.
"Sesaat sebelum turun dari pesawat, almarhumah sempat meminta ke toilet. Setelah keluar, ia mengeluh pusing, lalu tidak sadarkan diri. Petugas langsung memberikan penanganan, namun nyawanya tak tertolong," tutur Basir.
Disalatkan di Masjid Nabawi
Jenazah Daimah telah dishalatkan di Masjid Nabawi dan dimakamkan di pemakaman Baqi, Madinah.
Suaminya turut mendampingi prosesi pemulasaran jenazah hingga selesai.
"Beliau ikut sampai proses pemandian jenazah. Tapi setelah itu, beliau menyerahkan proses pemakaman kepada petugas karena kondisi emosionalnya," kata Basir.
Usai prosesi, Karno dikembalikan ke kloternya di Sektor 1 Daker Madinah. Kondisinya disebut mulai stabil meskipun masih dirundung duka mendalam.
Basir berharap Karno tetap kuat dan bisa menyelesaikan rangkaian ibadah haji. "Mudah-mudahan beliau diberi kekuatan untuk tetap semangat menjalani ibadah hingga selesai," ucapnya.
Hak Jemaah Haji yang Meninggal, Badal Haji hingga Asuransi
Menurut Basir, jamaah haji yang meninggal dunia di Tanah Suci akan mendapatkan hak-haknya. Salah satunya adalah badal haji yang dilakukan oleh pemerintah atas nama almarhumah.
Selain itu, keluarga almarhumah juga akan mendapatkan asuransi sesuai ketentuan yang berlaku di Kementerian Agama. Proses pencairan akan dilakukan sesuai prosedur resmi.
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.