Ibadah Haji 2025
Viral Jemaah Haji Kelelahan Usai Jalan Kaki Berjam-jam dari Muzdalifah ke Mina, Apa Kata Kemenag?
Video dan foto jemaah haji Indonesia jalan kaki dari Muzdalifah ke Mina viral bertebran di media sosial. Apa kata Kemenag?
Editor:
Anita K Wardhani
Hal ini umumnya terjadi karena lokasi tenda cukup jauh, sementara jemaah sudah kelelahan berjalan. Ada pula karena masuk ke tenda yang beda layanan syarikah.
Baca juga: Jemaah Haji Indonesia Mulai Berangkat dari Muzdalifah ke Tenda Mina Mulai Dini Hari Waktu Arab Saudi
Terkait jemaah yang kelelahan dan lokasi tenda yang jauh, pihak petugas penyelenggara ibadah haji Arab Saudi mendapatkan bantuan mobil golf untuk mengantar jemaah.
Kendaraan ini juga digunakan untuk menjemput jemaah yang kelelahan di Jamarat dan sulit melanjutkan perjalanan kembali ke tenda Mina
Sebagian jemaah meninggalkan Muzdalifah ke Mina dengan berjalan kaki pada Jumat (6/6/2025).
Hal ini dilakukan katena bus penjemput cukup lama tiba akibat penumpukan kendraaan di jalan menuju Muzdalifah dan Mina.
Mobil-mobil ini ditempatkan di sekitar tenda misi haji Indonesia yang terletak di samping Rumah Sakit Mina Al Wadi. Kendaraan ini cukup membantu petugas menjangkau titik-titik yang cukup jauh dari pusat komando, terutama di area tenda-tenda bagian atas Mina.
”Kami bersyukur ada tambahan mobil golf untuk bisa memudahkan mengantar. Karena beberapa tenda cukup jauh dari kantor misi haji kita yang berada di Mina al-Wadi ini, terutama dengan yang bagian atas. Itu luar biasa jauh dari sini,” kata Kepala Bidang Perlindungan Jemaah yang juga Kasatops Armuzna, Harun Arrasyid, Sabtu (7/6/2025) dini hari.
Bantuan ini datang langsung dari delapan syarikah penyedia layanan jemaah haji. Masing-masing syarikah memberikan sekitar dua unit mobil golf sebagai bentuk dukungan terhadap kelancaran operasional PPIH di lapangan.
Penjelasan Kemenag
Dirjen Penyelenggaraan Haji dan Umrah Kemenag RI, Hilman Latief, yang juga Penanggungjawab Operasional Haji 2025 menjelaskan penyebab jamaah haji Indonesia jalan kaki dari Muzdalifah ke Mina.
Hilman juga menyampaikan permintaan maaf kepada jamaah haji atas kekurangan saat pergerakan jamaah dari Muzdalifah ke Mina.

Hal itu disampaikan Hilman saat jumpa pers di Kantor Daker Makkah, Sabtu (7/6/2025).
Menurut Hilman, setelah wukuf Kamis (5/6/2025), jamaah haji Indonesia sudah diberangkatkan ke Muzdalifah.
Pendorongan jamaah dari Arafah ke Muzdalifah selesai Jumat (6/6/2025) sekitar pukul 03.30 dini hari waktu setempat.
“Setelah itu, pergerakan jamaah dari Muzdalifah ke Mina mulai dilakukan. Namun, proses ini menghadapi kendala di lapangan. Kepadatan lalu lintas jadi faktor utama penghambat pergerakan. Jumlah bus yang mengangkut jamaah sangat banyak dan antre menuju Mina,” kata Hilman.
Sementara itu, tidak sedikit jamaah dari negara lain yang berjalan kaki.
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.