Minggu, 3 Mei 2026

Ibadah Haji 2026

Tercapainya Cita-cita Susyanti Ajak sang Ibu Berhaji

Cerita warga Kabupaten Tegal, Jawa Tengah, Susyanti akhirnya berangkat haji bersama ibu setelah menunggu selama 14 tahun.

Tayang:
Tribunnews.com/Sri Juliati
AJAK IBU BERHAJI - Susyanti (kiri) bersama sang ibu, Hartini (kanan) setibanya di Kota Makkah, Jumat (30/4/2026). Media Center Haji 2026/ 

Ringkasan Berita:
  • Susyanti akhirnya berangkat haji bersama ibu setelah menunggu selama 14 tahun
  • Perjalanan spiritual dimulai dari Madinah hingga Makkah dengan ibadah rutin berjamaah
  • Keduanya bersyukur atas kemudahan, layanan haji, dan kondisi ibu yang tetap mandiri

 

TRIBUNNEWS.COM - Haru tak terbendung dari wajah Susyanti (49) saat akhirnya menginjakkan kaki di Makkah bersama sang ibu, Hartini (67). 

Perjalanan panjang yang telah direncanakan warga Kabupaten Tegal, Jawa Tengah ini bertahun-tahun itu akhirnya terwujud.

"Alhamdulillah, barakallah, senang sekali," ucapnya kepada tim Media Center Haji (MCH) 2026, Jumat (30/4/2026).

Susyanti mengungkapkan, keinginannya membawa sang ibu berhaji sudah muncul sejak lama. 

Ia bersama sang suami pun mendaftar haji sejak tahun 2012. Lima tahun kemudian, sang ibu menyusul.

Dan 14 tahun kemudian, panggilan itu datang dan cita-cita Susyanti pun terwujud: berangkat berhaji bersama sang ibu.

"Alhamdulillah dikasih jalan kemudahan untuk narik mama (penggabungan mahram). Senang sekali, Alhamdulillah, tercapai cita-cita kami mengajak ibu," ujarnya dengan nada bergetar.

Perjalanan spiritual keduanya juga dimulai sejak berada di Madinah. 

Selama di Kota Nabi, keduanya rutin melaksanakan shalat lima waktu di Masjid Nabawi. Bahkan berkesempatan masuk ke Raudhah, tempat mustajab untuk berdoa.

"Bolak-balik ke masjid. Dhuhur, Ashar, Maghrib, Isya', Subuh teng (di) masjid terus. Alhamdulillah, shalat berjamaah terus di Madinah," tambah Susyanti.

Baca juga: Cara Cek Estimasi Keberangkatan Haji secara Online, Siapkan Nomor Porsi

Kini, setibanya di Makkah, keduanya bersiap menjalani umrah wajib. Meski telah berusia lanjut, Hartini tetap mandiri tanpa alat bantu.

"Nggak pakai alat bantu. Alhamdulillah ibu masih bisa jalan sendiri, makan sendiri," ujar Susyanti.

Selama di Tanah Suci, mereka juga merasa terbantu dengan layanan yang diberikan petugas haji Indonesia. 

Mulai dari akomodasi hotel hingga konsumsi yang sesuai dengan selera jemaah. Termasuk pendampingan ibadah.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda

Berita Terkini

© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved