Ibadah Haji 2026
Kemenhaj: Masih Ada Jemaah yang Pakai Pakaian Dalam dan Sepatu saat Kenakan Ihram
Kementerian Haji dan Umrah masih menemukan sejumlah jemaah Indonesia gelombang kedua yang belum sesuai mengenakan pakaian ihram saat tiba di Jeddah.
Ringkasan Berita:
- Kementerian Haji dan Umrah menemukan sejumlah jemaah haji Indonesia gelombang kedua yang belum sesuai mengenakan pakaian ihram saat tiba di Bandara King Abdul Aziz, Jeddah.
- Beberapa jemaah masih memakai pakaian dalam dan sepatu meski sudah mengenakan kain ihram.
- Juru Bicara Kemenhaj, Maria Assegaff, mengingatkan agar jemaah gelombang kedua mengenakan pakaian ihram dan sandal sejak dari embarkasi.
TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA — Kementerian Haji dan Umrah masih menemukan sejumlah jemaah haji Indonesia gelombang kedua yang belum sesuai mengenakan pakaian ihram saat tiba di Bandara King Abdul Aziz International Airport (KAAIA), Jeddah.
Juru Bicara Kemenhaj, Maria Assegaff, mengatakan temuan itu terjadi pada jemaah yang tiba melalui pemberangkatan gelombang kedua menuju Arab Saudi.
Sejumlah jemaah, kata Maria, masih menggunakan pakaian dalam dan sepatu ketika sudah mengenakan kain ihram.
"Kami mengingatkan jemaah gelombang kedua agar mengenakan pakaian ihram dan sandal sejak dari embarkasi. Pembimbing ibadah kloter juga kami minta aktif membimbing jemaah dalam pelaksanaan niat ihram sebelum tiba di Jeddah,” ujar Maria Assegaff dalam keterangan tertulis, Sabtu (9/5/2026).
Menurut Maria, Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Arab Saudi terus memberikan edukasi kepada jemaah terkait ketentuan ihram.
Edukasi itu meliputi penggunaan sandal bagi jemaah pria dan larangan penggunaan masker bagi jemaah wanita saat sedang berihram.
Ia mengatakan penguatan layanan bimbingan ibadah terus dilakukan agar jemaah dapat menjalankan rangkaian ibadah sesuai tuntunan syariat, terutama menjelang puncak haji di Arafah, Muzdalifah, dan Mina.
Hingga Jumat (8/5/2026), operasional penyelenggaraan ibadah haji memasuki hari ke-18.
Berdasarkan data operasional hingga Kamis (7/5/2026), sebanyak 286 kloter dengan 110.848 jemaah dan 1.141 petugas telah diberangkatkan dari Indonesia menuju Arab Saudi.
Sebanyak 267 kloter dengan 103.731 jemaah dan 1.065 petugas telah tiba di Madinah. Sementara itu, 131 kloter dengan 50.824 jemaah dan 524 petugas telah tiba di Makkah untuk melaksanakan umrah wajib dan mempersiapkan diri menghadapi puncak ibadah haji.
Adapun sebanyak 9 kloter dengan 3.459 jemaah dan 36 petugas telah tiba di Jeddah sebagai bagian dari pemberangkatan gelombang kedua.
Dalam layanan ibadah, total tasreh atau izin masuk Raudhah yang diterima PPIH Daerah Kerja Madinah mencapai 32.299 jemaah. Pada 7 Mei 2026, kembali terbit 888 tasreh bagi jemaah Indonesia.
"Prioritas layanan tasreh kami berikan kepada jemaah lansia, disabilitas, dan kelompok rentan agar mereka tetap mendapatkan kesempatan beribadah dengan nyaman dan aman," kata Maria.
Dari sisi kesehatan, tercatat 17.301 jemaah menjalani rawat jalan, 161 jemaah dirujuk ke Klinik Kesehatan Haji Indonesia, dan 311 jemaah dirujuk ke Rumah Sakit Arab Saudi.
Sebanyak 82 jemaah masih menjalani perawatan di rumah sakit setempat.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/Jemaah-haji-memadati-area-tawaf-Makkah-Arab-Saudi-Jumat-152026.jpg)