Ibadah Haji 2026
Jemaah Haji Wajib Tahu, Ini Ketentuan Pelaksanaan Umrah Wajib Tahun 2026
Pemerintah melalui Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Arab Saudi mengatur jadwal dan mekanisme pelaksanaan umrah wajib.
Ringkasan Berita:
- Umrah wajib menjadi bagian penting dalam rangkaian haji tamattu’ yang dilaksanakan jemaah sebelum puncak ibadah haji di Arafah, Muzdalifah, dan Mina.
- PPIH Arab Saudi mengatur jadwal umrah wajib berdasarkan waktu kedatangan jemaah di Makkah agar pelaksanaan ibadah lebih tertib dan aman.
- Jemaah lansia, disabilitas, dan pengguna kursi roda mendapat pengaturan serta layanan khusus selama pelaksanaan umrah wajib 2026.
TRIBUNNEWS.COM - Ibadah haji merupakan rukun Islam kelima yang wajib dilaksanakan oleh umat Islam yang mampu secara fisik, mental, finansial, serta keamanan perjalanan.
Kewajiban haji berlaku sekali seumur hidup bagi muslim yang telah memenuhi syarat istitha’ah.
Setiap tahun, jutaan jemaah dari berbagai negara datang ke Tanah Suci untuk menjalankan rangkaian ibadah di Makkah, Arafah, Muzdalifah, Mina, hingga Madinah.
Sebelum memasuki puncak pelaksanaan ibadah haji, jemaah Indonesia terlebih dahulu menjalani rangkaian umrah wajib, khususnya bagi jemaah haji reguler yang tiba di Makkah setelah berada di Madinah.
Umrah wajib merupakan bagian penting dalam pelaksanaan haji tamattu’, yakni jenis haji yang paling banyak digunakan jemaah Indonesia.
Dalam haji tamattu’, jemaah melaksanakan umrah terlebih dahulu sebelum menunaikan ibadah haji pada bulan Zulhijah.
Karena menjadi bagian dari rangkaian haji tamattu’, pelaksanaan umrah ini hukumnya wajib bagi jemaah yang mengambil jenis haji tersebut.
Rangkaian umrah wajib terdiri dari beberapa agenda ibadah, mulai dari niat ihram di miqat, memakai pakaian ihram, membaca talbiyah selama perjalanan menuju Makkah, melaksanakan tawaf di Masjidil Haram, sa’i antara Bukit Shafa dan Marwah, hingga tahalul atau mencukur rambut sebagai penanda selesainya umrah.
Pelaksanaan umrah wajib dilakukan sebelum puncak ibadah haji di Arafah, Muzdalifah, dan Mina.
Karena itu, pemerintah melalui Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Arab Saudi mengatur jadwal dan mekanisme pelaksanaan umrah wajib agar seluruh jemaah dapat menjalankannya secara aman, tertib, dan nyaman.
PPIH juga memberikan perhatian khusus terhadap kondisi kesehatan jemaah, terutama lansia, penyandang disabilitas, dan kelompok risiko tinggi agar tidak mengalami kelelahan akibat padatnya aktivitas di Masjidil Haram.
Baca juga: Kenali Rute Bus Shalawat Haji 2026: Daftar Warna Bus, Nomor Rute, dan Sektor Hotel Jemaah Indonesia
Ketentuan Pelaksanaan Umrah Wajib Jemaah Haji 2026
Mengutip dari Instagram @kantorurusanhaji, berikut ketentuan pelaksanaan umrah wajib bagi jemaah haji Indonesia tahun 2026:
1. Jemaah haji gelombang pertama dari Madinah menuju Makkah wajib melaksanakan umrah wajib sesuai jadwal yang telah ditentukan PPIH Arab Saudi.
- Jemaah yang tiba di Makkah setelah Maghrib hingga sebelum Subuh dijadwalkan melaksanakan umrah wajib pada pukul 10.00 WAS.
- Jemaah yang tiba di Makkah setelah Subuh hingga sebelum Maghrib dijadwalkan melaksanakan umrah wajib pada pukul 22.00 WAS.
2. Petugas Bimbingan Ibadah (Bimbad) sektor Madinah bersama petugas kloter memberikan bimbingan manasik umrah sebelum keberangkatan jemaah ke Makkah.
3. Ketua kloter dan petugas Bimbad wajib memastikan seluruh jemaah telah berniat ihram di Bir Ali sebelum melanjutkan perjalanan menuju Makkah.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/Jemaah-haji-2026-memadati-area-tawaf-Makkah-Arab-Saudi.jpg)