Ibadah Haji 2026
Satu Jemaah Haji Asal Medan Wafat di Arab Saudi, Total Jemaah Meninggal Capai 24 Orang
Jumlah jemaah wafat selama penyelenggaraan ibadah haji 2026 mencapai 24 orang.
Ringkasan Berita:
- Kementerian Haji dan Umrah Republik Indonesia menyampaikan satu jemaah haji asal Medan, Kasiani Sigit Darmidi dari kloter KNO 08, wafat di Arab Saudi.
- Dengan tambahan tersebut, total jemaah haji Indonesia yang meninggal selama penyelenggaraan haji 2026 mencapai 24 orang.
- Selain itu, sebanyak 67 jamaah masih menjalani perawatan di rumah sakit Arab Saudi.
- Petugas kesehatan haji terus melakukan pemantauan, edukasi, dan pendampingan kesehatan bagi para jemaah.
TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Juru Bicara Kementerian Haji dan Umrah Republik Indonesia Maria Assegaff mengungkapkan satu jemaah haji Indonesia kembali wafat di Arab Saudi.
Jumlah jemaah wafat selama penyelenggaraan ibadah haji 2026 mencapai 24 orang.
"Pada Ahad 10 Juni 2024, terdapat satu jemaah wafat di Arab Saudi atas nama Kasiani Sigit Darmidi dari KNO 08 asal Kota Medan, Sumatera Utara. Dengan demikian jumlah jemaah wafat di Arab Saudi hingga saat ini mencapai 24 orang," kata Maria dalam konferensi pers virtual, Senin (11/5/2026).
Maria menyampaikan duka cita mendalam atas wafatnya jemaah tersebut.
Dirinya berharap seluruh jemaah yang meninggal dunia mendapatkan tempat terbaik di sisi Allah SWT.
"Semoga seluruh jemaah yang wafat, almarhum dan almarhumah, mendapatkan tempat terbaik di sisi Allah Subhanahu wa Ta'ala, diampuni segala dosanya, dan diterima amal ibadahnya, serta keluarga yang ditinggalkan diberikan kekuatan dan ketabahan," ujarnya.
Selain itu, Maria juga memaparkan kondisi layanan kesehatan jemaah haji Indonesia di Arab Saudi yang hingga kini masih berjalan optimal.
Saat ini, tercatat sebanyak 67 jemaah masih menjalani perawatan di rumah sakit Arab Saudi.
"Kami mendoakan dan memohon doa dari seluruh jemaah untuk kemudian jemaah yang saat ini sedang sakit dan dirawat segera diberikan kesembuhan, kekuatan, dan dapat kembali menjalani rangkaian ibadah haji dengan baik," katanya.
Petugas Kesehatan Haji Indonesia, kata Maria, terus melakukan pemantauan aktif, edukasi kesehatan, hingga pendampingan terhadap jemaah di hotel, sektor, Klinik Kesehatan Haji Indonesia, maupun fasilitas kesehatan rujukan.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/masjidil-haram-kakbak-makkah-2025.jpg)