Kamis, 28 Mei 2026

Ibadah Haji 2026

Kemenhaj: Seluruh Jemaah Haji Indonesia Telah Tiba di Mina

Pergerakan jemaah haji Indonesia pada puncak ibadah haji (Armuzna) berjalan lancar, seluruh jemaah telah diberangkatkan dari Arafah ke Muzdalifah

Tayang:
Ringkasan Berita:
  • Seluruh proses pergerakan jemaah haji Indonesia pada fase puncak ibadah haji atau Armuzna berjalan lancar, tertib, dan terkendali.
  • Juru Bicara Kementerian Haji dan Umrah, Maria Assegaff, mengatakan seluruh jemaah haji Indonesia telah berhasil diberangkatkan dari Arafah menuju Muzdalifah.
  • Setibanya di Mina, jemaah melanjutkan rangkaian ibadah mabit serta lontar jumrah.

 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Kementerian Haji dan Umrah memastikan seluruh proses pergerakan jemaah haji Indonesia pada fase puncak ibadah haji atau Armuzna berjalan lancar, tertib, dan terkendali.

Juru Bicara Kementerian Haji dan Umrah, Maria Assegaff, mengatakan seluruh jemaah haji Indonesia telah berhasil diberangkatkan dari Arafah menuju Muzdalifah.

Setibanya di Mina, jemaah melanjutkan rangkaian ibadah mabit serta lontar jumrah.

"Pergerakan terakhir jemaah dari Arafah menuju Muzdalifah berlangsung pada pukul 02.40 waktu Arab Saudi, sementara proses pergerakan dari Muzdalifah menuju Mina selesai pada pukul 07.00 waktu Arab Saudi dan area Muzdalifah telah dinyatakan steril," ujar Maria dalam keterangan tertulis, Kamis (28/5/2026).

Saat ini, kata Maria, fokus pelayanan diarahkan pada pendampingan jemaah selama berada di Mina, khususnya dalam pelaksanaan lontar jumrah Aqabah dan hari-hari tasyrik berikutnya.

Sebanyak 751 petugas haji disiagakan di Mina dan ditempatkan di tenda-tenda jemaah serta sejumlah pos layanan sepanjang jalur menuju Jamarat. 

Baca juga: Hari Raya Idul Adha 1447 H, Prabowo Unggah Ucapan Selamat dari Prancis, Gibran Doakan Jemaah Haji

Selain itu, Kemenhaj juga menyiapkan petugas yang berjaga di Masjidil Haram.

Para petugas dibagi ke dalam 10 satuan ad-hoc yang masing-masing bertanggung jawab terhadap 11 hingga 13 markas atau kawasan tenda jemaah.

"Penguatan layanan ini dilakukan agar jemaah mendapatkan pendampingan, pelindungan, dan bantuan secara cepat serta terkoordinasi selama fase Mina berlangsung," ujar Maria.

Kemenhaj juga mengimbau seluruh jemaah untuk tetap mematuhi jadwal lontar jumrah yang telah ditentukan.

Baca juga: Suasana Jemaah Haji Jalani Mabit di Muzdalifah

Jemaah diminta tidak memaksakan diri, terutama pada siang hari ketika suhu di Mina mencapai 41 derajat celcius.

"Kami mengimbau jemaah Indonesia untuk tidak melaksanakan lontar jumrah pada pukul 10 pagi hingga 2 siang waktu Arab Saudi guna menghindari cuaca panas dan kepadatan. Jemaah diharapkan tetap berada di dalam tenda dan mengikuti arahan petugas," kata Maria.

Ia juga meminta jemaah memanfaatkan jalur dua atau jalur atas yang telah disiapkan sebagai jalur resmi pergerakan jemaah Indonesia menuju Jamarat guna mendukung kelancaran arus dan mengurangi potensi kepadatan.

Sesuai Minatmu
Sumber: Tribunnews.com
Rekomendasi untuk Anda

Berita Terkini

© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved