Haji 2026
Lokasi Mustajab untuk Berdoa di Tanah Suci, Mulai di Multazam hingga Mina
Tanah Suci memiliki sejumlah lokasi mustajab untuk berdoa seperti Multazam, Hijr Ismail, saat thawaf, Padang Arafah, Muzdalifah, hingga Mina.
Beliau berhenti di Masy’aril Haram untuk berdoa, bertakbir, bertahlil, dan mentauhidkan Allah SWT sebagaimana diriwayatkan dalam HR. Muslim.
Suasana malam yang tenang di Muzdalifah sering dimanfaatkan jemaah untuk bermuhasabah, memperbanyak istighfar, dan memperkuat ketenangan batin sebelum melanjutkan rangkaian ibadah berikutnya.
6. Mina dan Setelah Melempar Jumrah
Di Mina, Rasulullah SAW memberikan teladan untuk tidak hanya fokus pada ritual melempar jumrah Ula dan Wustha, tetapi juga memperbanyak doa setelahnya.
"Setelah melempar jumrah pertama dan kedua, beliau berdiri lama menghadap kiblat sambil berdoa." (HR. Bukhari)
Hal ini menunjukkan bahwa ibadah jumrah bukan sekadar aktivitas simbolik, tetapi juga momentum penting untuk memperbanyak doa dan mendekatkan diri kepada Allah SWT.
Mulai dari Multazam hingga Mina, seluruh rangkaian ibadah di Tanah Suci menyimpan keutamaan spiritual yang besar.
Setiap tempat dan waktu menjadi kesempatan untuk memperbanyak doa, memohon ampun, serta memperkuat hubungan dengan Allah SWT.
Dengan memahami lokasi-lokasi mustajab ini, jemaah diharapkan dapat mengoptimalkan setiap momen ibadah haji dan umrah dengan lebih khusyuk dan bermakna.
(Tribunnews.com/Latifah)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/Tak-Ikut-KBIHU-Jemaah-Haji-Tetap-Dapat-Layanan-Maksimal.jpg)