Ibadah Haji 2026
145 Jemaah Haji Dipulangkan Lewat Program Tanazul, Asesmen Ketat Sebelum Dinyatakan Layak Terbang
145 jemaah haji Indonesia yang mengalami gangguan kesehatan telah dipulangkan lebih awal lewat program tanazul.
Ia menjelaskan, jemaah baru akan kembali diusulkan untuk program tanazul setelah kondisinya benar-benar membaik dan dinyatakan aman untuk melakukan perjalanan udara.
Pemantauan bahkan tetap dilakukan hingga di bandara. Dalam beberapa kasus, jemaah yang telah diberangkatkan dari Makkah menuju Jeddah kembali menjalani asesmen kesehatan sebelum naik pesawat.
Jika ditemukan penurunan kondisi yang berpotensi membahayakan selama penerbangan, keberangkatannya akan dibatalkan.
"Kadang saat di Makkah sudah stabil, tetapi ketika di bandara dinilai ulang ternyata kondisinya menurun. Kalau seperti itu (data) akan ditarik lagi dan tidak jadi diterbangkan," katanya.
Apabila hasil pemeriksaan di Pos Kesehatan Bandara Jeddah menunjukkan jemaah memerlukan perawatan lebih lanjut, maka yang bersangkutan akan dirujuk ke rumah sakit untuk mendapatkan penanganan medis sebelum kembali dievaluasi untuk penerbangan berikutnya. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/145-Jemaah-Haji-Dipulangkan-Lewat-Program-Tanazul-Asesmen-Ketat-Sebelum-Dinyatakan-Layak-Terbang.jpg)